Presiden Prabowo Subianto ingin melakukan kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan Thailand, termasuk melalui peningkatan latihan militer bersama serta pertukaran perwira kedua negara.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Ini berarti, menurut pendapat saya, kita harus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kita. Kita harus meningkatkan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antara kedua angkatan pertahanan kita. Kita harus meningkatkan pertukaran perwira kita dalam pelatihan dan pendidikan,”
kata Prabowo.
Perluas Bidang Perdagangan
Selain sektor pertahanan, Prabowo mengatakan kedua negara perlu memperluas peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga teknologi digital.
Kita juga harus memperluas peluang ekonomi melalui perdagangan, investasi, ketahanan pangan, dan ketahanan energi. Kita harus memajukan kolaborasi dalam teknologi digital, yang akan menentukan masa depan dunia,”
ujarnya.
Prabowo menilai Indonesia dan Thailand memiliki posisi strategis sebagai dua negara dengan ekonomi kuat di ASEAN serta memiliki kesamaan komoditas unggulan. Ia optimistis hubungan kedua negara dapat ditingkatkan di berbagai bidang.

























