Viral di media sosial aksi seorang kreator konten yang merekam seorang sales promotion girl (SPG) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tanpa izin.
Merespons kasus itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan tindakan tersebut bukan sekadar persoalan etika, tetapi diduga melanggar hukum. Sebab, seseorang tidak boleh merekam orang lain secara diam-diam, terlebih jika rekaman tersebut dijadikan konten media sosial demi mengejar popularitas atau kepentingan komersial.
Mengenai kasus perekaman SPG di GIIAS tanpa izin demi konten media sosial, kami perlu menyampaikan bahwa tindakan merekam seseorang secara diam-diam atau candid tanpa izin, apalagi dijadikan materi konten cara mendekati cewek untuk kepentingan komersial atau popularitas di media sosial adalah perbuatan yang tidak beretika dan melanggar hukum,”
kata Habiburokhman, di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Ruang Publik Harus Aman
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan ruang publik, termasuk pameran otomotif seperti GIIAS, harus menjadi tempat yang aman bagi semua orang, khususnya pekerja perempuan yang sedang menjalankan tugasnya.






