Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Lawan Cap ‘Sok Tahu’ Bahlil: Greenpeace Ungkap Tambang Nikel Masih Intai Raja Ampat
Nasional

Lawan Cap ‘Sok Tahu’ Bahlil: Greenpeace Ungkap Tambang Nikel Masih Intai Raja Ampat

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 5, 2026 9:38 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Ilustrasi konfrontasi aktivis tambang nikel di Raja Ampat.
Ilustrasi konfrontasi aktivis tambang nikel di Raja Ampat. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Greenpeace Indonesia membantah tudingan “sok tahu” yang dilontarkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia perihal ancaman tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Daftar isi Konten
  • Jalur Hukum
  • Sok Tahu

Masih ada sejumlah perusahaan yang berupaya memperoleh izin untuk beroperasi di kawasan tersebut.

“Bapak Menteri ESDM, bukan kami mahatahu. Namun riset Greenpeace menemukan sejumlah bukti kuat bahwa Raja Ampat memang belum aman dari ancaman tambang nikel dan industri ekstraktif lain,”

kata Arie dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.
Baca juga:
Bahlil Targetkan Geotermal Sumbang 15 Persen Energi Nasional pada 2050,… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan energi panas…
Bisnis Geotermal RI Bakal Dapat Karpet Merah, Bahlil Siapkan Insentif… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyiapkan sejumlah terobosan…
Punya Harta Karun Panas Bumi Terbesar Dunia RI Malah Kalah… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap paradoks pengembangan…
  • Bahlil Targetkan Geotermal Sumbang 15 Persen Energi Nasional pada 2050, Emang Bisa?
  • Bisnis Geotermal RI Bakal Dapat Karpet Merah, Bahlil Siapkan Insentif Pajak
  • Punya Harta Karun Panas Bumi Terbesar Dunia RI Malah Kalah dari AS,…

Jalur Hukum

Terdapat tiga perusahaan yang tengah berupaya memperoleh izin untuk beroperasi di bagian timur Pulau Waigeo. Dua di antaranya menempuh jalur hukum dengan menggugat Kementerian ESDM dan memenangkan gugatan.

Arie menilai berbagai upaya tersebut masih dimungkinkan karena kawasan yang dimaksud masih tercantum sebagai wilayah pertambangan dalam kebijakan pemerintah.

“Berbagai manuver perusahaan nikel untuk bisa beroperasi di Raja Ampat itu masih terjadi karena Kementerian ESDM masih memasukkan kawasan-kawasan tersebut sebagai wilayah pertambangan,”

ujar dia.

Greenpeace pun mendesak Kementerian ESDM menghapus status wilayah pertambangan di Raja Ampat.

Sok Tahu

Bahlil menepis pernyataan Greenpeace yang menyebut masih ada tiga izin tambang nikel baru di Raja Ampat dan menegaskan pemerintah telah mencabut izin-izin tambang yang menjadi sorotan, serta menyatakan izin yang masih beroperasi di Raja Ampat hanya milik PT GAG Nikel.

Saat ditanya mengenai klaim Greenpeace soal ada tiga izin tambang baru di Raja Ampat, Bahlil mempertanyakan dasar informasi tersebut.

“Siapa yang menyampaikan itu? Oh, Greenpeace? Kayak maha tahu saja, mungkin dia yang mengeluarkan izin,”

kata dia.
Baca juga:
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengatakan tidak ada…
Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan kelakar mengenai…
APNI Desak Nikel Jadi Komoditas Perdana Bursa Mineral Strategis RI,… Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) meminta nikel ditetapkan sebagai komoditas perintis dalam…
  • Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi Turun, Malam…
  • Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap
  • APNI Desak Nikel Jadi Komoditas Perdana Bursa Mineral Strategis RI, Ini Alasannya
Tag:Bahlil LahadaliaESDMgreenpeaceIzinnikelPapua Barat DayaRaja Ampattambang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4 Pekan Lalu
By Hadi Febriansyah
Mantan bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos.
1
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
2
DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gedung DPR
3
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
4
Intip Isi Goodie Bag Upacara 17 Agustus di Istana Negara
By Ossid Duha Jussas Salma
Isi goodie bag suvenir Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Tim Gabungan BNN mengamankan 10 awak kapal MV Ocean Porter yang mengangkut diduga narkoba cair jenis methamphetamine seberat kurang lebih 1,6 ton.
Nasional

BNN Gagalkan Kapal Bawa 1,6 Ton Narkotika Cair, Identitas Kapal Ternyata Palsu!

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan perjalanan kapal MV Ocean Porter…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nasional

Usai Rentetan Kecelakaan Kapal, Kemenhub Siapkan Sanksi Keras hingga Larangan Berlayar

Kementerian Perhubungan RI akhirnya buka suara setelah rentetan kecelakaan kapal terjadi dalam…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
KN Masalembo bawa korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa II di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Nasional

Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi dalam 2 Tahun

Rentetan kecelakaan kapal dalam beberapa waktu terakhir membuat Komisi V DPR RI…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Suasana rapat kerja Komisi V DPR bersama pemerintah terkait kecelakaan transportasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nasional

Kecelakaan Transportasi Marak, Biang Masalah Dibongkar: Anggaran Pengawasan Masih Seret

Komisi V DPR RI menilai persoalan keselamatan transportasi tak bisa hanya dibebankan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up