Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

YLBHI Sentil Jargon ‘Percepatan’ Prabowo: Untuk Siapa?

Ketua Umum YLBHI Muhamad Isnur, mempertanyakan dampak jargon “percepatan” yang digunakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur Saat Pembukaan Diskusi Plenary Konferensi Demokrasi, Negara Hukum dan Aksi Iklim.
Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur Saat Pembukaan Diskusi Plenary Konferensi Demokrasi, Negara Hukum dan Aksi Iklim. (Foto: Doc Youtube)

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur, mempertanyakan dampak jargon “percepatan” yang digunakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong investasi, hilirisasi, dan berbagai proyek strategis. 

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak selalu berarti percepatan kesejahteraan, tetapi dapat berujung pada penghilangan tanah, kekerasan, pelanggaran, hingga kerusakan lingkungan.

Pertanyaan besarnya, apa yang terdampak dari istilah percepatan itu? Apa yang terdampak dari proyek strategis itu? Apa yang kemudian terjadi di kampung-kampung?”

kata Isnur dalam pembukaan Diskusi Plenary Konferensi Demokrasi, Negara Hukum dan Aksi Iklim, melalui Youtube, Senin, 10 Agustus 2026.

Ia kemudian mempertanyakan apakah yang sebenarnya dipercepat adalah pembangunan atau justru berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.

Iklan

Isnur pun menyebut sejumlah kemungkinan, mulai dari percepatan penghilangan tanah, kekerasan, pelanggaran, hingga perusakan lingkungan.

Menurut Isnur, persoalan tersebut juga berkaitan dengan pertanyaan mengenai siapa yang menjadi penerima manfaat pembangunan dan kepentingan siapa yang dilayani oleh hukum yang dibuat.

Pembangunan ini untuk siapa? Pertanyaannya. Hukum yang dibuat ini untuk siapa? Kepentingan siapa? Memberikan akselerasi untuk memperkaya siapa?”

imbuhnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.