Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
Nasional

Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: Agustus 12, 2026 2:46 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
SHARE

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyoroti pentingnya karakter dalam membentuk manusia Indonesia yang paripurna. 

Daftar isi Konten
  • Fenomena Pindah Haluan
  • Ruang Penjelasan

Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup tanpa akhlak dan keteguhan memegang keyakinan. Megawati menyebut ada empat hal yang harus dimiliki seseorang agar mampu berdiri teguh menghadapi berbagai tekanan. Empat hal itu yakni keyakinan, keteguhan, keberanian, dan kesabaran.

Seseorang kalau tidak punya keyakinan, hehe, itulah, jadi penjilat. Jadi nomor satu keyakinan, kedua apa? Keteguhan. Ya, jangan loncat pagar melulu,”

kata Megawati saat pidato dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II: Masa Reses dan Sidang Kedua Badan Penyelidikan Usaha-usaha Kemerdekaan (BPUPK) 10-17 Juli 1945 yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dikutip Rabu, 12 Agustus 2026.  
Baca juga:
'Catur' Dini Hari Rengasdengklok: Saat Pemuda Sterilkan Soekarno-Hatta dari Bisikan… Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 lahir dari desakan kuat para pemuda…
PSI Tantang PDIP di Jateng, Kaesang Uji Kekuatan Partai Tanpa… Direktur Executive Partner Politik Indonesia Abubakar Solissa mengatakan, keputusan Ketua Umum PSI…
Bukan Konflik dengan Prabowo, Ini Sosok yang jadi PenghalangiPDIP Masuk… Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan, keputusan PDI Perjuangan  tetap…
  • 'Catur' Dini Hari Rengasdengklok: Saat Pemuda Sterilkan Soekarno-Hatta dari Bisikan Jepang
  • PSI Tantang PDIP di Jateng, Kaesang Uji Kekuatan Partai Tanpa Bayang-Bayang Jokowi
  • Bukan Konflik dengan Prabowo, Ini Sosok yang jadi PenghalangiPDIP Masuk Pemerintahan

Fenomena Pindah Haluan

Megawati menyinggung fenomena orang yang memilih berpindah haluan ketika menghadapi situasi sulit. Menurutnya, sikap tersebut kerap muncul karena seseorang tidak mau menghadapi konsekuensi dari pilihan yang telah dibuat.

Sekarang kan banyak banget yang loncat pagar karena enggak mau susah,”

ujarnya.

Menurut Megawati, keyakinan saja belum cukup. Seseorang juga harus memiliki keberanian untuk mempertahankan apa yang diyakininya.

Terus yang ketiga apa? Untuk supaya teguh dan keyakinannya tetap ada, itu keberanian. Kalau enggak berani, ya kayak gini aja. Kalau ada yang berani, itu saya malah senang,”

katanya.

Setelah keberanian, Megawati menempatkan kesabaran sebagai karakter berikutnya yang tidak kalah penting. Ia menilai keteguhan seseorang akan diuji ketika menghadapi tekanan dan persoalan yang berlangsung panjang.

Terus yang keempat tuh apa? Eh, dari keberanian itu. Yaitu apa? Kesabaran. Jadi kalau enggak sabar…”

ujar Megawati.
Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya saat membuka pameran seni memperingati peristiwa Kudatuli di TIM.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya saat membuka pameran seni memperingati peristiwa Kudatuli di TIM. (Foto: Istimewa).

Megawati kemudian mengaitkan pentingnya kesabaran dengan pengalaman panjang yang dialami keluarganya sebagai keluarga Presiden pertama RI Soekarno.

Ia menyinggung bagaimana nama Bung Karno, menurutnya, telah lama dilekatkan dengan stigma tertentu melalui keputusan politik pada masa Orde Baru.

Tapi kan ada yang namanya episode di mana Bung Karno itu dibuat oleh Orde Baru itu TAP. yang dibuatnya itu oleh TAP MPR. Menurut saya, Pancasilanya itu digubrahkan, ini kan isu Pancasila, hehe,”

kata Megawati.

Megawati juga mempertanyakan dasar hukum yang membuat stigma tersebut terus melekat kepada Bung Karno selama puluhan tahun.

Apa? Loh, saya hitung ini cap itu 56 tahun loh melekat pada dirinya, padahal boleh cari ahli hukum di mana saja. Kalau Bung Karno itu pernah diginiin, diproses? Never,”

ujarnya.

Ruang Penjelasan

Menurut Megawati, persoalan tersebut seharusnya dilihat secara utuh, termasuk dari sisi hukum. Ia menegaskan pentingnya memberikan ruang kepada semua pihak untuk menyampaikan penjelasan.

Enak aja yang ngomongnya, ya ngomong yang benar gituloh. Benar apa enggak? Kan tanya dulu,”

kata Megawati.

Ia menilai prinsip tersebut penting karena setiap persoalan yang menyangkut seseorang semestinya tidak hanya dilihat dari satu sisi.

Kan ada loh dari sisi hukum yang namanya ini. Harus dua-duanya itu diberi kesempatan untuk bicara. Ini kan enggak,”

ujar Megawati.

Megawati mengatakan dirinya masih memilih bersabar menghadapi berbagai tudingan dan komentar yang diarahkan kepada keluarganya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kesabaran bukan berarti seseorang tidak memiliki batas.

Kami ini keluarga Bung Karno, kebayang tidak?  Ini enggak bohong loh. Mau diomongin terus nanti ada buzzer yang mau ngelawan, saya panggil loh buzzer-nya. Betul loh. Kalau ini saya masih sabar,”

tutur Megawati.
Baca juga:
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya… Presiden Prabowo Subianto menyebut PDI Perjuangan (PDIP) memiliki semangat yang sama dengan…
Prabowo Masih Hitung Kekuatan untuk Pilpres 2029, Pilih PDIP atau… Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai kans Prabowo Subianto berpasangan dengan…
Belajar dari Era SBY, PDIP Sedang Mainkan Kalkulasi Politik Menuju… Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan keputusan PDI Perjuangan (PDIP) tetap…
  • Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan…
  • Prabowo Masih Hitung Kekuatan untuk Pilpres 2029, Pilih PDIP atau Tetap Bersama…
  • Belajar dari Era SBY, PDIP Sedang Mainkan Kalkulasi Politik Menuju Pemilu 2029

Tag:BPIPKarakter Manusialoncat pagarManusia IndonesiaMegawati SoekarnoputriPenjilatSoekarno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
2
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari Anak Alami Neurodivergent
By Ani Ratnasari
Survei “Suara Orang Tua” yang dilakukan oleh Atelier of Minds (AOM)
5

BERITA LAINNYA

Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh
Nasional

MUI Bereaksi Keras soal Hafalan Alquran Berhadiah Miras: Bentuk Perendahan Kesucian

Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara perihal viralnya aksi promosi minuman keras…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 menit lalu
Proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok oleh Tim SAR. (Sumber: Tim SAR Mataram)
Nasional

Update Terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, 1 Penumpang Tewas

Insiden terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin di Selat Lombok, menyebabkan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
1 jam lalu
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
Nasional

TNI Klaim Bertanggung Jawab atas Keamanan Warga, YLBHI Tegaskan Itu Keliru!

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M. Isnur mengkritik pernyataan Panglima…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi prajurit TNI diamankan Denpom TNI.
Nasional

Aiptu Asep Tewas Tragis dalam Kecelakaan, Tiga Prajurit TNI Diperiksa Denpom

Anggota Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara tewas usai terlibat kecelakaan dengan prajurit…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up