Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / MBG Watch Gelar “Piknik Warga”, Anggaran Kesehatan hingga Bencana Aceh Disorot
Nasional

MBG Watch Gelar “Piknik Warga”, Anggaran Kesehatan hingga Bencana Aceh Disorot

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Agustus 14, 2026 6:16 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Koalisi MBG Watch menggelar aksi bertajuk Piknik Warga
Koalisi MBG Watch menggelar aksi bertajuk Piknik Warga (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Koalisi MBG Watch menggelar aksi bertajuk Piknik Warga di depan kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Jumat 14 Agustus 2026.

Aksi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan sejumlah organisasi untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Kegiatan ini digelar sebagai respons terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR bersama DPR dan DPD di Gedung DPR RI.

MBG Watch menilai terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya terkait keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai perlu diimbangi dengan pemenuhan hak masyarakat atas layanan kesehatan dan jaminan sosial.

Selain isu kesehatan, peserta aksi juga menyoroti penanganan dampak bencana di Aceh yang dinilai belum sepenuhnya tuntas.

Koordinator BPJS Watch, Timbul Siregar, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai pemenuhan hak masyarakat atas layanan kesehatan dan jaminan sosial masih menghadapi persoalan serius.

Baca juga:
Kasus Korupsi MBG Disorot, Kejagung Didesak Buka Fakta dan Jangan… Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) minta Kejagung lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan penanganan…
Kisruh Menu MBG Berlanjut, Guru Besar IPB Ungkap Kunci Sukses… Kisruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum juga usai. Banyak masyarakat yang…
Program MBG Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Diduga Ada Penyalahgunaan Wewenang Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang Pemeriksaan Pendahuluan atas Permohonan No. 100/PUU-XXIV/2026, terkait…
  • Kasus Korupsi MBG Disorot, Kejagung Didesak Buka Fakta dan Jangan Bungkam Publik
  • Kisruh Menu MBG Berlanjut, Guru Besar IPB Ungkap Kunci Sukses Program Makan…
  • Program MBG Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Diduga Ada Penyalahgunaan Wewenang

Menurut Timbul, salah satu indikasinya terlihat dari banyaknya peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dinonaktifkan.

Saya ingin menguraikan bahwa hak atas layanan kesehatan dan hak atas jaminan sosial tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah. Salah satu contohnya adalah banyaknya peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dinonaktifkan,”

kata Timbul, Jumat 14 Agustus 2026.

Pada Januari 2026 saja, jumlahnya mencapai sekitar 11 juta peserta. Secara total, hari ini ada sekitar 40 juta rakyat miskin yang tidak dijamin oleh negara dalam skema PBI JKN,”

tambahnya.

Timbul juga menyoroti besaran anggaran untuk pembiayaan iuran JKN bagi masyarakat miskin. Ia menilai alokasi tersebut belum mengalami peningkatan yang memadai dalam beberapa tahun terakhir.

Kalau boleh saya bilang, pemerintah ini pelit, karena anggaran untuk pembiayaan iuran JKN tidak kunjung dinaikkan. Pemerintah selalu mengatakan anggarannya hanya sekitar Rp48,7 triliun,”

ujar Timbul.

Menurut dia, kebutuhan anggaran semestinya disesuaikan dengan jumlah masyarakat miskin yang membutuhkan jaminan kesehatan.

Padahal, faktanya kebutuhan sangat besar karena jumlah rakyat miskin semakin banyak. Tadi saya sebutkan, ada sekitar 40 juta rakyat miskin yang tidak masuk dalam skema PBI JKN, termasuk sekitar 11 juta peserta yang dinonaktifkan pada Februari 2026,”

ungkapnya.
Purbaya Siapkan Anggaran Rp20 Triliun untuk Hapus Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan

Keluhkan Penanganan Pascabencana

Persoalan lain yang disampaikan dalam aksi tersebut datang dari Widiya Hastuti, warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Widiya menilai pemerintah belum sepenuhnya menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul setelah bencana banjir melanda Aceh. Menurutnya, sejumlah wilayah masih menghadapi kerusakan infrastruktur dan akses transportasi.

Saya asli orang Aceh, lahir dan besar di sana. Sejak banjir pada Desember tahun lalu, akses jalan di daerah kami banyak yang terputus-putus. Tapi pemerintah tidak pernah benar-benar hadir untuk memperbaiki jalan tersebut,”

ujar Widiya.

Ia kemudian mencontohkan kondisi Jalan Enang-Enang yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat. Warga bahkan disebut harus bergotong royong mengumpulkan dana untuk memperbaiki akses tersebut.

Salah satunya adalah akses utama ke daerah kami, yaitu Jalan Enang-Enang, yang sempat viral. Warga bahkan sampai patungan sekitar Rp1 miliar untuk membangun jalan itu. Itu murni uang dari masyarakat. Jadi, warga secara swadaya mengumpulkan dana. Setiap warga didata dan berkontribusi sesuai kemampuan,”

tambahnya.

Selain kerusakan infrastruktur, Widiya mengungkapkan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat setelah bencana. Ia menyebut kenaikan harga kebutuhan pokok terjadi dalam waktu cukup panjang.

Kondisi tersebut dinilai semakin berat karena sebagian besar masyarakat di wilayahnya menggantungkan pendapatan dari sektor pertanian.

Masalahnya, setelah banjir, inflasi di kampung kami gila-gilaan. Harga beras dan kebutuhan pokok semuanya naik, BBM juga naik. Sementara itu, mayoritas masyarakat di sana adalah petani, termasuk kami yang merupakan petani kopi. Hasil-hasil pertanian kami tidak bisa dikeluarkan untuk dijual karena jembatan rusak,”

papar Widiya.

Menurut Widiya, dampak bencana masih terasa lebih dari enam bulan setelah kejadian. Dalam periode tersebut, masyarakat juga melakukan berbagai upaya mandiri untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung lebih dari enam bulan sejak bencana terjadi. Selama itu pula, sudah banyak jembatan dan akses jalan yang diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat,”

tukasnya.

Melalui aksi tersebut, MBG Watch menyuarakan sejumlah persoalan yang mereka nilai perlu menjadi perhatian pemerintah, mulai dari kebijakan Makan Bergizi Gratis, jaminan kesehatan masyarakat miskin, hingga pemulihan Aceh pascabencana.

Kegiatan “Piknik Warga” sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.

Tag:Anggaran KesehatanBencana AcehMBG WatchPascabencanaProgram MBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
4
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Nasional

Demi Hemat Anggaran: Prabowo Minta Kementerian Cukup Tumpengan

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemerintah tidak menghambur-hamburkan uang negara untuk kegiatan kurang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
24 menit lalu
Penganiayaan korban diduga dilakukan KKB di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan
Nasional

Dana Desa Dipangkas Bikin Gaji PPPK Tersendat, Daerah Tertekan Hingga Kantor Dibakar

Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Negara Kabinet Bayangan Armand Suparman menilai, pemangkasan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua DPR Puan Maharani (tengah) dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menunjukkan dokumen pengantar RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Nasional

Prabowo Lempar ‘Terima Kasih Khusus’ ke PDIP: Ini Bukan Prabowonomics, tapi Marhaen!

Presiden RI Prabowo Subianto berterima kasih secara khusus kepada PDI Perjuangan di…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Konferensi Pers RAPBN & Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jumat, (14/8).
Nasional

26 Daerah Punya Masalah Fiskal, Mendagri Usul Dapat Prioritas Dana dari Pemerintah Pusat

Pemerintah pusat masih mengevaluasi kondisi fiskal 26 daerah yang dinilai menghadapi persoalan…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up