Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Ma’ruf Amin Yakin Pemerintah Tak Ikut Campur Muktamar NU ke-35

Ma'ruf Amin mengatakan persoalan yang muncul di internal NU selama ini diselesaikan melalui mekanisme organisasi. Tiada intervensi negara.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin (kiri) didampingi KH Ubab Maimoen (kedua kiri) memberikan keterangan pers seusai Forum Kiai Sepuh di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin (kiri) didampingi KH Ubab Maimoen (kedua kiri) memberikan keterangan pers seusai Forum Kiai Sepuh di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (20/8/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz)

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin meyakini pemerintah tidak akan mencampuri pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Keyakinan itu disampaikan Ma’ruf di tengah kemunculan isu ada dukungan atau restu dari Istana dalam proses Muktamar NU. Ia bilang pemerintah selama ini tidak mencampuri persoalan internal NU dan menyerahkan penyelesaian kepada mekanisme organisasi.

“Saya yakin, kami yakin, bahwa pemerintah tidak akan melakukan hal itu,”

kata dia usai Silaturahim Kiai Sepuh di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Urusan Rumah Tangga

Ma’ruf mengatakan persoalan yang muncul di internal NU selama ini diselesaikan melalui mekanisme organisasi. Karena itu ia meyakini pemerintah juga akan bersikap serupa dalam pelaksanaan Muktamar kali ini.

Iklan

“Maka di dalam juga Muktamar ini, yang kami dengar, mereka (pemerintah) juga tidak akan ikut mendukung satu pihak, tapi menyerahkan kepada NU,”

ujar Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 tersebut.

Ia pun mengingatkan agar Muktamar NU tidak tercampur aduk dengan kepentingan pihak tertentu. Ma’ruf secara khusus menyinggung isu mengenai ada restu dari Istana dalam proses Muktamar.

“Jangan sampai ada muktamar diwarnai atau dipengaruhi pihak tertentu. Ada isu restu Istana, misalnya,”

imbuh dia.

Permusyawaratan Tertinggi

Muktamar NU ke-35 direncanakan pada 27-31 Agustus 2026. Tema tahun ini ialah Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa. Muktamar merupakan permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan setiap lima tahun. Forum ini mempertemukan para ulama, kiai, pengurus, badan otonom, dan warga Nahdliyyin dari seluruh Indonesia, bahkan mancanegara.

Dalam Muktamar, dibahas berbagai hukum atas masalah keagamaan dan kemasyarakatan melalui forum Bahtsul Masail, evaluasi organisasi, perumusan program kerja lima tahun ke depan, rekomendasi kebangsaan, hingga pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum untuk periode berikutnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.