Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Gambut Rusak Jadi Bom Waktu: Walhi Sebut 6 Wilayah Rawan Karhutla di Kalteng

Kondisi lahan gambut yang semakin rusak membuat wilayah tersebut semakin rentan mengalami kebakaran, terutama saat memasuki periode kemarau.

Warga berupaya memadamkan Kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026).
Warga berupaya memadamkan Kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026). (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom.)

Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai menyatakan enam daerah di Kalimantan Tengah menjadi titik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, dan Seruyan.

Alasannya wilayah tersebut didominasi area lahan gambut rusak yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran.

“Enam wilayah ini, secara situasi geografi, rata-rata banyak di area lahan gambut. Jadi kerentanan terhadap kebakaran di area ini menjadi sangat tinggi,”

kata Janang dalam konferensi pers Walhi, Rabu, 26 Agustus 2026.

PSN Jadi Problem

Berdasarkan identifikasi Walhi, kerusakan lahan gambut banyak berkaitan dengan aktivitas korporasi di atas tanah tersebut. Selain aktivitas perusahaan, keberadaan proyek strategis nasional (PSN) di sejumlah wilayah Kalteng, salah satunya food estate, turut menambah laju kerusakan gambut.

Iklan

“Ditambah lagi seperti Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau itu ada skema PSN, (food) estate. Itu menambah laju kerusakan gambut yang ada di Kalimantan Tengah,”

tutur Janang.

Dengan demikian Janang menilai kondisi lahan gambut yang semakin rusak membuat wilayah tersebut semakin rentan mengalami kebakaran, terutama saat memasuki periode kemarau.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.