Presiden Prabowo Subianto membeberkan alasannya tidak langsung mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat gempa melanda wilayah tersebut. Ia mengatakan, keputusan itu diambil agar instansi terkait dapat lebih fokus menangani masyarakat yang terdampak bencana.
Memang sengaja saya di awal-awal saya tidak mau datang karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung,”
kata Prabowo dalam rapat terkait penanganan gempa NTT di Posko Penanganan Bencana di Nagekeo, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Prabowo, kedatangan terlalu banyak pejabat pusat ke lokasi bencana justru berpotensi mengganggu konsentrasi pemerintah daerah dalam menangani masyarakat terdampak.
Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya,”
tambah Prabowo.
Ia mengatakan kondisi tersebut dapat mengalihkan fokus utama pemerintah, yakni memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.







