Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Tato Tradisi Dayak Tak Jadi Penghalang Masuk TNI

Keterwakilan masyarakat dari berbagai daerah menjadi salah satu hal yang diharapkan ada dalam tubuh TNI yang kini tengah membuka rekrutmen.

Sejumlah peserta mengenakan pakaian adat dayak mengikuti gelaran Karnaval Kebudayaan di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/8/2026).
Sejumlah peserta mengenakan pakaian adat dayak mengikuti gelaran Karnaval Kebudayaan di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/8/2026). (ANTARA FOTO/Angga Palguna/wpa.)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut masyarakat suku Dayak yang memiliki tato karena tradisi tetap diperbolehkan mendaftar sebagai prajurit TNI. 

Ketentuan tersebut bukan kebijakan baru karena pernah diterapkan.

“Ya, memang sejak dulu juga boleh. Tak ada masalah itu,”

kata Maruli di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Maruli menjelaskan tato pada sebagian masyarakat Dayak berkaitan dengan tradisi. Maka, keberadaan tato tidak serta-merta menjadi persoalan dalam proses perekrutan prajurit TNI.

Iklan

“Kalau punya tato karena tradisi, ya, diizinkan mendaftar,”

ujar dia.

Cek Ulang

Meski aturan tersebut telah ada, Maruli mengakui sejauh ini belum mengetahui ada masyarakat Dayak bertato yang mendaftar menjadi tentara.

“Sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu. Suku Dayak tidak semua bertato, jadi sebenarnya tidak ada masalah,”

aku dia.

Pihaknya akan memastikan ada atau tidak masyarakat suku Dayak bertato yang mengikuti proses rekrutmen. Keterwakilan masyarakat dari berbagai daerah menjadi salah satu hal yang diharapkan ada dalam tubuh TNI yang kini tengah membuka rekrutmen.

“Kami juga senang kalau ada semua perwakilan daerah seluruh Indonesia. Apalagi kami sekarang menambah personel. Kalau bisa lebih banyak, lebih bagus,”

kata dia.

Permulaan

Dalam pertemuan bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, dan sejumlah menteri di Hambalang, Bogor pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut Presiden Prabowo membahas penyesuaian syarat perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI,”

tulis Teddy dalam unggahan pada akun Instagram miliknya.  

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.