Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini berada pada level masalah nasional. Bahkan imbasnya dirasakan oleh negara-negara tetangga.
“Memang karhutla ini bukan masalah publik, sudah menjadi masalah nasional. Bahkan (negara) tetangga juga tidak nyaman,”
kata Said di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 15 September 2026.
Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut. Penanganan karhutla tidak bisa dibiarkan berulang.
“Kami hanya mengimbau agar (pemerintah) secepatnya mengambil langkah-langkah yang bisa dilakukan,”
ujar dia.
Reshuffle
Said juga menyebut bantuan dari sejumlah negara, salah satunya Jepang, mulai membantu penanganan karhutla. Dukungan dari negara lain sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara serius. Indonesia, kata dia, jangan sampai dinilai hanya menjalankan penanganan yang bersifat rutin setiap tahun.






