Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Bus Karyawan Freeport Ditembaki OTK, Bos PTFI Ungkap Kondisinya

Tony memastikan tidak ada karyawan yang menjadi korban dalam penembakan tapi dampak psikologis terhadap pekerja menjadi perhatian perusahaan.

Personel keamanan berjaga di lokasi upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Sporthall Tembagapura, Mimika, Papua. (Sumber: Antara Foto/Rizal Hanafi/wsj)
Personel keamanan berjaga di lokasi upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Sporthall Tembagapura, Mimika, Papua. (Sumber: Antara Foto/Rizal Hanafi/wsj)

PT Freeport Indonesia (PTFI) memperketat koordinasi keamanan dengan TNI dan Polri setelah konvoi bus karyawan ditembaki orang tidak dikenal pada 2 September 2026. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, tetapi membuat para pekerja mengalami ketakutan.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan insiden terjadi ketika konvoi bus karyawan melintas di wilayah operasional perusahaan. Kendaraan dalam rombongan tersebut ditembaki oleh orang tidak dikenal.

Di mana konvoi bus karyawan kami itu ditembaki oleh orang tidak dikenal,”

kata Tony dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Rabu, 16 September 2026.

Tak Ada Korban

Terowongan Ali Budiardjo di Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia. (Sumber: PTFI)
Terowongan Ali Budiardjo di Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia. (Sumber: PTFI)

Tony memastikan tidak ada karyawan yang menjadi korban dalam penembakan tersebut. Namun, dampak psikologis terhadap pekerja menjadi perhatian perusahaan.

Iklan

Bersyukur bahwa tidak ada korban, tidak ada yang luka, namun memberikan rasa takut yang luar biasa kepada karyawan-karyawan kami, dan kami terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengatasi dan mengantisipasi hal-hal ini ke depannya,”

ujar Tony.

Menurut Tony, koordinasi dengan aparat keamanan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan serupa di wilayah operasional PTFI. Meski demikian, perusahaan belum menyebutkan pihak yang diduga berada di balik penembakan tersebut.

Insiden keamanan itu terjadi saat PTFI masih menjalankan pemulihan produksi tambang Grasberg setelah longsoran material basah pada September 2025. Dampak insiden tersebut membuat kapasitas produksi PTFI belum kembali ke level normal.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.