Saya yakin itu. Sebentar lagi Indonesia dengan segala masalahnya kita akan bangkit dan kita akan menuju cita-cita pendiri-pendiri bangsa kita,”
lanjutnya.
Prabowo mengakui, kemajuan Indonesia tidak bisa melesat cepat. Meski begitu, dia meyakini proses tersebut berlangsung sedikit demi sedikit.
Bangsa kita ini terus teratur, mungkin tidak fantastis, tapi kita maju setapak demi setapak,”
ujarnya.
Ia mencontohkan kemajuan bangsa seperti dalam hal transportasi publik di Manggarai. Kawasan itu telah terintegrasi dengan LRT, KRL, Transjakarta, Transjabodetabek, hingga kereta bandara.
Siapa yang mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang ini di Manggarai,”
ungkapnya.
Transport Hub
Kepala Negara menilai, kawasan Manggarai bakal menjadi transport hub dilengkapi pembangunan menara hunian khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Presiden juga menyoroti laporan Gubernur Jakarta Pramono Anung yang menurutnya telah terjadi kenaikan investasi dari perusahaan.
Dalam laporan Pramono disebutkan, Jakarta telah memberikan kontribusi bagi perekonomian 16,32 persen. Dalam kurun waktu dua tahun, perekonomian Jakarta melonjak hingga 162 persen pada tahun 2025 dengan nilai investasi Rp270 triliun.
Bahkan dalam waktu tiga bulan belakangan, perekonomian Jakarta telah menyentuh Rp173 triliun.
Perusahaan-perusahaan yang tadi agak lesu kini bangkit, investasi naik,”
ujarnya.
Prabowo beranggapan, hal tersebut tidak terlepas dari peran penting antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan.