Disampaikan secara umum tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang yang berada di kapal tersebut,”
kata Soni.
Tim Gabungan Menemukan
Sementara itu, tim gabungan menemukan 13 material maupun objek selama operasi gabungan berlangsung.
Soni menegaskan temuan tersebut tidak ada kaitannya dengan rombongan jurnalis yang hilang kontak.
Setelah dikonfirmasi, di-cross-check, dan diteliti, dinyatakan saat ini tidak terhubung dengan Aro Padatu 1,”
ungkap Gubernur Banten.
Soni menambahkan, operasi pencarian tidak menutup kemungkinan dapat dilakukan kembali sepanjang pihaknya mendapatkan informasi atau tanda-tanda keberadaan korban. Sono memastikan, informasi tersebut nantinya akan ditindaklanjuti.
Bilamana ada informasi dari masyarakat, baik nelayan atau kapal yang melintas, atau pihak mana pun, operasi ini bisa dihidupkan kembali,”
katanya.
Sebelumnya tim gabungan menemukan satu objek, berupa jerigen minyak biru saat operasi pencarian pada Sabtu, 12 September 2026. Jerigen itu belum bisa dipastikan terkait dengan speedboat yang ditumpangi rombongan jurnalis.
Adapun identitas korban yaitu, Warta (55 tahun), kapten kapal.Surakman (60), ABK.Heriyanto (49), guide.
M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara.Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka.Yudhis, jurnalis iNews.Daus (42 tahun), jurnalis Anadolu.Donal, jurnalis freelance.