Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk tidak ada kaitannya dengan transaksi pembelian saham perusahaan oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama.
Bahlil mengatakan pengajuan perubahan RKAB telah dilakukan sebelum adanya kesepakatan transaksi saham tersebut.
Enggak ada (kaitannya). (Perubahan RKAB) sudah diajukan dari awal, terus berproses,”
kata Bahlil di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 22 September 2026.
Perubahan RKAB 2026 untuk ketiga anak usaha Bayan tersebut telah diterbitkan Kementerian ESDM pada pekan ini.







