DPR RI menyoroti kematian Vanreko Varkas Bagaskara (28), seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ekonomi Kreatif, saat mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang II. 

“Meninggal peserta dalam pelaksanaan latihan militer perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan. Penyebab kejadian harus diperiksa secara transparan dan menyeluruh,”

ucap anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin, Senin, 28 September 2026.

TB Hasanuddin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Vanreko. Namun, ia meminta pemerintah tidak berhenti pada penanganan setelah kejadian dan memastikan penyebab kematian peserta diperiksa secara menyeluruh.

Kesehatan

Dia bilang aspek kesehatan peserta harus menjadi perhatian sejak sebelum pelatihan dimulai. Setiap calon peserta Komcad harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan memenuhi persyaratan fisik sebelum mengikuti pendidikan dan latihan.

“Pemeriksaan kesehatan tidak boleh sekadar menjadi formalitas. Kondisi fisik setiap peserta harus benar-benar dipastikan mampu mengikuti latihan. Apabila dinyatakan tidak siap, peserta tidak perlu dipaksakan,”

ujar dia.

Sorotan tersebut membuat prosedur seleksi kesehatan menjadi salah satu bagian yang perlu dievaluasi Kementerian Pertahanan. Menurut eks perwira militer itu, pemeriksaan harus benar-benar memastikan kondisi peserta sebelum mereka mengikuti rangkaian latihan dengan tuntutan fisik.

TB Hasanuddin yang juga lulusan AKABRI, meminta evaluasi tidak hanya menyasar pemeriksaan kesehatan. Standar keselamatan, intensitas latihan, kesiapan tenaga medis hingga mekanisme penanganan keadaan darurat selama pendidikan Komcad juga perlu diperiksa.

“Keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama. Disiplin dalam latihan memang diperlukan, tetapi pelaksanaan harus tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik masing-masing peserta,”

ucap dia.

Mula

Vanreko mengikuti pelatihan Komcad ASN Gelombang II sebagai ASN Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia meninggal setelah terjatuh saat mengikuti gladi persiapan penutupan pendidikan Komcad ASN, Jumat, 25 September 2026,

Menurut TB Hasanuddin, evaluasi penting dilakukan untuk memastikan standar pendidikan dan latihan Komcad tetap berjalan dengan disiplin tanpa mengabaikan keselamatan peserta. 

Pemerintah juga diminta memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan pelatihan berikutnya.