Komisi III DPR RI mengunjungi kediaman Kapolri baru, Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Dalam pertemuan tersebut, anggota dewan menyampaikan dukungan kepada Suyudi untuk membenahi institusi Polri sekaligus menitipkan keluhan mengenai perilaku sejumlah pejabat kepolisian yang dinilai arogan.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tradisi yang terus dilakukan setiap kali terjadi pergantian Kapolri.

Pertemuan itu menjadi momentum bagi Komisi III untuk menyampaikan masukan langsung kepada pimpinan baru Korps Bhayangkara.

Sebagian juga menyampaikan keluhan adanya oknum pejabat Polri yang arogan dan meminta hal tersebut diperbaiki,”

kata Habiburokhman dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/10/2026).

Ajang Silaturahmi

Habiburokhman menjelaskan, kunjungan ke kediaman Kapolri tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Dalam kesempatan itu, Suyudi juga memperkenalkan keluarganya kepada anggota Komisi III DPR RI.

Selain itu, Suyudi menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan konsep “Polisi Sahabat Masyarakat”. Komitmen tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam pertemuan bersama para anggota dewan.

Selain itu, Pak Kapolri mempertegas komitmen untuk memaksimalkan konsep Polisi Sahabat Masyarakat,”

ujarnya.

Menyampaikan Dukungan

Habiburokhman mengatakan, seluruh anggota Komisi III DPR RI menyampaikan dukungan kepada Suyudi untuk melakukan pembenahan di tubuh Polri.

Dukungan itu disertai sejumlah masukan mengenai persoalan internal yang dinilai masih perlu mendapat perhatian.

Salah satu persoalan yang disorot adalah perilaku oknum pejabat Polri yang dianggap arogan. Komisi III meminta agar persoalan tersebut diperbaiki sebagai bagian dari pembenahan institusi kepolisian.

Keluhan tersebut menjadi catatan bagi kepemimpinan baru Polri. Sebab, upaya membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat perlu diikuti perubahan perilaku aparat, termasuk pejabat yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun anggota di internal institusi.

Konsep “Polisi Sahabat Masyarakat” yang ditegaskan Suyudi juga menuntut konsistensi dalam pelaksanaannya. Pendekatan yang humanis tidak cukup hanya menjadi komitmen pimpinan, tetapi perlu tercermin dalam tindakan seluruh jajaran kepolisian.

Komisi III DPR RI sendiri memiliki fungsi pengawasan terhadap sektor penegakan hukum, termasuk kepolisian. Karena itu, dukungan yang disampaikan kepada Kapolri baru juga diiringi masukan mengenai persoalan yang perlu dibenahi.

Habiburokhman tidak merinci siapa saja pejabat Polri yang dikeluhkan maupun bentuk perilaku arogan yang dimaksud. Ia juga tidak menjelaskan langkah konkret yang akan ditempuh untuk menindaklanjuti keluhan tersebut.

Ya, benar tadi Komisi III berkunjung ke kediaman Kapolri,”

kata Habiburokhman.

Ia menegaskan, kunjungan tersebut merupakan tradisi yang dilakukan Komisi III DPR RI setiap kali terjadi pergantian Kapolri.