Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan mengatakan penambahan satuan baru TNI tidak cukup dicermati dari sisi struktur organisasi. 

Setiap pembentukan dan pengembangan satuan harus memiliki alasan strategis serta berdampak langsung terhadap kesiapan pertahanan.

“Penataan organisasi harus memperjelas hubungan komando serta meningkatkan kemampuan merespons situasi sesuai mandat. Pembentukan satuan baru TNI juga harus bisa meningkatkan kesiapan operasional prajurit sebagai dasar prioritas pertahanan negara,”

ucap Junico.
No.MatraSatuan yang DiresmikanJumlah
1TNI ADKodam6
2TNI ADBrigif TP1
3TNI ADYonif TP150
4TNI ADYonif Banpur Kavaleri1
5TNI ADYonif Banpur Armed1
6TNI ADYonif Banpur Arhanud1
7TNI ALBrigif Marinir1
8TNI ALYon Marinir4
9TNI AUDivisi II Korpasgat1
10TNI AUBrigade Korpasgat1
11TNI AUYon Korpasgat3
12TNI AUSkadron Pendidikan1
13TNI AUSkadron Udara2
14TNI AUSatuan Radar2
TOTALSeluruh satuan baru TNI175

Jangan Sekadar Bentuk

Presiden Prabowo meresmikan satuan-satuan anyar pada upacara HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026. Besarnya penambahan struktur mendorong Komisi I DPR untuk mengevaluasi penguatan organisasi TNI. Nico meminta pembentukan satuan tidak sekadar menambah struktur, tetapi harus memperjelas kemampuan pertahanan yang hendak dicapai.

Setiap satuan baru perlu dikaitkan dengan kebutuhan strategis dan kontribusi terhadap kesiapan operasional TNI. Penataan organisasi juga harus memastikan rantai komando dan kemampuan respons berjalan efektif.

Ia menegaskan pembentukan satuan baru harus memiliki ukuran jelas terhadap peningkatan kesiapan prajurit. Nico memastikan Komisi I DPR akan mengawal agenda pengawasan melalui pembahasan bersama Kementerian Pertahanan dan TNI.

“Pengawasan Komisi I DPR diarahkan untuk memastikan keputusan pertahanan menghasilkan kemampuan yang siap digunakan,”

tegas dia.

Kedaulatan

Dukungan DPR kepada TNI juga harus diarahkan pada keputusan yang memperkuat kemampuan menjaga kedaulatan sekaligus merespons ancaman secara tepat.

“Dengan prioritas yang terukur dan koordinasi yang kuat, TNI dapat menjalankan tugas semakin efektif,”

ujar legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I itu.

Ia berharap momentum hari ulang tahun tentara nasional menjadi pengingat bahwa penguatan pertahanan bukan semata soal menambah struktur dan satuan. Setiap kebijakan harus bermuara pada kemampuan prajurit melindungi wilayah dan rakyat Indonesia.

“Komisi I berharap HUT ke-81 TNI memperkuat kerja bersama untuk membangun kesiapan operasional yang sesuai kebutuhan Indonesia. Terima kasih atas pengabdian prajurit TNI selama ini,”

kata Junico.