Satu tahun mungkin terdengar singkat. Namun bagi sebuah media, satu tahun adalah perjalanan yang penuh cerita: tentang gagasan yang diuji, keputusan yang harus diambil, kritik yang mesti didengar, dan keberanian untuk terus melangkah ketika tantangan datang silih berganti.
Bagi owrite.id, satu tahun pertama bukan sekadar penanda usia. Ia adalah fondasi. Di atas fondasi itulah berbagai gagasan, berita, cerita, tulisan, dan kolaborasi dibangun untuk menemukan bentuk terbaiknya.
Tepat pada Selasa, 6 Oktober 2025, artikel pertama owrite.id diunggah. Hari itu kemudian menjadi titik awal perjalanan media ini. Saat itu, owrite.id berkantor di kawasan Jalan Panjang, Jakarta Barat.
Dari ruang kerja sederhana tersebut, sebuah harapan mulai dirawat: menghadirkan media yang terpercaya, bermakna, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Setahun kemudian, perjalanan itu membawa owrite.id ke babak yang berbeda.
Langkah Awal Profesional
Dalam satu tahun perjalanannya, owrite.id berkembang menjadi media yang telah terverifikasi di Dewan Pers, baik secara administrasi maupun faktual.
Perubahan itu tidak hanya terlihat dari status kelembagaan. Secara fisik, owrite.id juga telah berpindah kantor ke kawasan Jakarta Selatan, di Gedung Navi Group, Jalan Iskandar Muda.
Perpindahan tersebut menjadi salah satu penanda bahwa sebuah perjalanan yang dimulai dari gagasan dan keyakinan perlahan menemukan pijakannya.
Dari owrite sebagai media pertama, kita telah berkembang menjadi sebuah media ternama yang memberi porsi pemberitaan politik, hukum, sosial kepada masyarakat Indonesia, generasi muda atau Gen Z dan mahasiswa,”
ujar Pemimpin Redaksi owrite.id, Sayid Iskandarsyah, di kantor owrite.id, Jakarta Selatan.
Namun, pertumbuhan sebuah media tidak pernah hanya soal kantor, angka, maupun status. Di baliknya ada proses panjang yang sering kali tidak terlihat: diskusi yang berlangsung hingga larut, gagasan yang harus diuji, keputusan yang harus dikaji ulang, dan pekerjaan redaksi yang menuntut konsistensi.
Berawal dari niat yang kuat untuk menghadirkan media dan platform yang terpercaya, bermakna, dan berdampak, owrite.id belajar bahwa perjalanan membangun pers tidak selalu berjalan lurus. Ada tantangan. Ada kritik. Ada kekurangan yang harus diperbaiki. Tetapi justru dari sanalah proses bertumbuh dimulai.
Belajar, Bertumbuh, dan Beradaptasi
Tahun pertama mengajarkan satu hal penting: tantangan terbesar sebuah media bukan semata-mata seberapa cepat ia bergerak, melainkan seberapa konsisten ia mempertahankan kualitas dan nilai yang diyakininya.
Setiap kritik dan masukan menjadi bagian dari proses evaluasi. Setiap dinamika di lapangan menjadi pengalaman untuk memperbaiki cara kerja. Dan setiap perubahan di dunia digital memaksa media untuk terus belajar dan beradaptasi.
Bersama Navi Media Digital, Sayid Iskandarsyah memulai langkah tersebut dengan modal mimpi dan harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Seiring waktu berjalan, perjalanan kita dipenuhi dengan tantangan dan pencapaian-pencapaian yang baik,”
ujar Sayid, Selasa, 6 Oktober 2026.
Ia mengakui bahwa 2026 bukanlah tahun yang mudah. Dunia media, seperti halnya berbagai sektor lainnya, menghadapi perubahan dan tantangan yang semakin kompleks. Namun, bagi Sayid, tantangan tidak semestinya menjadi alasan untuk berhenti.
Tahun 2026 tidak mudah. Kita sedang menavigasi berbagai tantangan yang kompleks. Tetapi di tengah tantangan inilah kita harus tetap optimis, dan menjadikan owrite.id menjadi pelopor pers modern di Indonesia,”
ujarnya.
Optimisme tersebut menjadi penting di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi. Pembaca kini tidak hanya mencari berita yang cepat, tetapi juga informasi yang relevan, dapat dipercaya, dan memiliki konteks.
Karena itu, owrite.id berupaya memahami apa yang benar-benar dibutuhkan pembaca dan mitra kerja. Inovasi dilakukan dengan terus menyempurnakan alur kerja, layanan, serta konten agar tetap relevan di tengah perubahan digital yang bergerak begitu cepat.
Bagi Sayid, kualitas dan integritas bukan sekadar slogan. Keduanya merupakan komitmen utama yang tidak dapat ditawar.
Pria kelahiran Jakarta, 58 tahun lalu, yang saat ini tengah menempuh program doktor hukum di Universitas Borobudur itu menyadari bahwa membangun media bukan pekerjaan sehari atau setahun. Ia adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketekunan, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
“Penjaga Perjalanan”
Di balik setiap berita yang terbit, ada orang-orang yang bekerja dalam senyap. Ada redaksi yang menyusun berita, kreator yang melahirkan gagasan, kontributor yang mengirimkan cerita dari berbagai sudut, serta pembaca yang memberikan kritik dan masukan.
Karena itu, pada momentum satu tahun ini, Sayid menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah menjadi bagian dari perjalanan owrite.id.
Terima kasih kepada seluruh jajaran redaksi atas dedikasi, waktu, dan energi yang dicurahkan sehingga terus memperkuat pilar utama berdirinya media owrite.id,”
ucap Sayid.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para kreator dan kontributor. Melalui tulisan, gagasan, dan perspektif yang beragam, mereka ikut memperkaya kehidupan redaksi dan memperluas warna owrite.id.
Tak kalah penting adalah pembaca, komunitas, serta mahasiswa yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Setiap klik, komentar, saran, maupun dukungan merupakan bentuk keterlibatan yang membuat sebuah media terus hidup.
Sebab, media pada akhirnya bukan hanya tentang mereka yang menulis dan menerbitkan berita. Media juga tentang mereka yang membaca, berdiskusi, mempertanyakan, dan ikut menentukan ke mana sebuah ruang informasi harus bergerak.
Menatap Tahun Kedua
Memasuki tahun kedua, perjalanan owrite.id masih panjang. Satu tahun pertama hanyalah langkah awal. Masih banyak ruang yang harus dibangun, diperbaiki, dan dikembangkan.
Ke depan, penguatan kualitas pemberitaan menjadi salah satu fokus utama. Berita yang aktual dan relevan tetap menjadi pijakan, namun pada saat yang sama owrite.id ingin memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dan menghadirkan dampak yang lebih nyata bagi pembaca.
Tantangan tentu tidak akan berhenti. Dunia digital akan terus berubah. Cara masyarakat mendapatkan informasi akan terus berkembang. Pers juga akan terus dituntut untuk menemukan bentuk baru tanpa kehilangan prinsip-prinsip dasarnya. Di titik itulah optimisme menjadi penting.
Sebab membangun pers modern bukan hanya tentang mengikuti perubahan zaman, tetapi juga tentang memastikan bahwa perubahan tersebut tetap berpijak pada kualitas, integritas, dan keberpihakan kepada kepentingan publik.
Setahun telah berlalu sejak artikel pertama owrite.id terbit pada 6 Oktober 2025, dari sebuah gagasan, owrite.id kini menatap perjalanan yang lebih panjang. Bukan hanya untuk tumbuh sebagai media, tetapi juga untuk terus menjadi ruang bagi berita, gagasan, dan cerita yang berarti.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Mari terus berkarya, tumbuh bersama, dan menorehkan berita serta cerita untuk pembaca owrite.id.






