Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Asing Atasi Karhutla, Kini Soal Teknis Ada di BNPB

Pemerintah menggunakan helikopter dan pesawat untuk melakukan pemadaman melalui operasi pengeboman air atau water bombing.

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 Juli 2026.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 Juli 2026. (Owrite.id/Rika Pangesti)

Presiden Prabowo Subianto kini menyetujui masuknya bantuan asing untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir atau Tata mengatakan, persetujuan Presiden menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla yang melanda sejumlah wilayah. Namun, ia belum mengungkap negara mana saja yang akan memberikan bantuan maupun bentuk dukungan yang ditawarkan.

Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya,”

kata Tata di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.

BNPB Koordinasi Bantuan

Petugas memasukkan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) ke dalam pesawat Cessna Caravan 208EX dengan nomor registrasi PK-SNL di Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, Minggu (6/9/2026).
Petugas memasukkan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) ke dalam pesawat Cessna Caravan 208EX dengan nomor registrasi PK-SNL di Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, Minggu (6/9/2026). ( ANTARAFOTO/Andri Saputra/wsj.)

Tata menjelaskan, pembahasan bantuan asing kini berada pada tingkat teknis dengan BNPB sebagai pihak yang menangani koordinasi penanggulangan bencana. Rincian mengenai pelaksanaan bantuan tersebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

Iklan

Menurut Tata, karhutla menjadi perhatian serius pemerintah karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga berpotensi memengaruhi negara-negara tetangga di kawasan ASEAN.

Karena itu, pemerintah mengerahkan berbagai sumber daya untuk memadamkan api di wilayah terdampak. Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengirimkan sekitar 60 ribu personel untuk membantu penanganan karhutla di sejumlah daerah.

Selain pengerahan personel, pemerintah menggunakan helikopter dan pesawat untuk melakukan pemadaman melalui operasi pengeboman air atau water bombing. Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan kebakaran.

Perhatian Serius Presiden

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kedua kanan) meninjau kebakaran lahan di Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan
Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kedua kanan) meninjau kebakaran lahan di Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wpa.)

Tata menegaskan, penanganan karhutla mendapat perhatian langsung dari Prabowo. Presiden, kata dia, telah memberikan instruksi tegas agar upaya pemadaman dilakukan secara serius.

Ini (karhutla) sesuatu yang sangat serius menjadi perhatian Bapak Presiden langsung,”

ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa pemerintah memusatkan perhatian pada penanganan karhutla di enam provinsi. Fokus tersebut ditetapkan berdasarkan laporan Kepala BNPB kepada Presiden.

Dudung menyebut Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan sebagai dua wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran. Pemerintah juga memberi perhatian khusus terhadap kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah.

Menurut Dudung, kawasan konservasi tersebut harus dilindungi dari jangkauan api karena menjadi habitat berbagai satwa. Penanganan karhutla di sekitar taman nasional menjadi prioritas agar kebakaran tidak merusak ekosistem yang ada.

Karena memang ini harus dilindungi karena ada satwa di situ,”

kata Dudung.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.