Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Deadline Mepet, KSP Turun Tangan! Puluhan RSUD Dikejar Naik Kelas Dalam 77 Hari

KSP akan terus mengawal pelaksanaan program melalui koordinasi lintas instansi, pemantauan target, dan verifikasi lapangan.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo. Doc: Owrite.id

Kantor Staf Presiden (KSP) mempercepat peningkatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas D dan D Pratama menjadi kelas C dengan waktu penyelesaian tersisa 77 hari.

Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo menegaskan, seluruh kendala pembangunan harus segera diselesaikan agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto rampung tepat waktu dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Kami memiliki semangat untuk mendorong dan menuntaskan program Bapak Presiden. Waktunya tinggal 77 hari. Harapan kita, permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan segera bisa kita urai, sehingga rumah sakit ini bisa berdiri tepat waktu dan manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat,”

kata Listy Sigit, Jumat, 16 Oktober 2026.

Dalam rapat tersebut, KSP bersama Kementerian Kesehatan, Danantara, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta para pelaksana konstruksi membahas perkembangan pembangunan dan berbagai kendala di lapangan.

Iklan

Persoalan yang menjadi perhatian meliputi anggaran, kondisi sosial dan geografis, kebutuhan material, hingga aspek keamanan yang berpotensi memengaruhi jadwal penyelesaian proyek.

Listyo mengatakan, percepatan pembangunan membutuhkan koordinasi yang kuat dan langkah penyelesaian yang terukur.

Karena itu, KSP mendorong seluruh pihak menyusun jadwal kerja dan target penyelesaian yang jelas, sekaligus memetakan kendala berdasarkan penyebabnya agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Setelah ini, kita akan mengatur timeline, mengatur jadwal, dan mengawasi supaya progresnya bisa berjalan dengan baik. Untuk hal-hal khusus yang memerlukan arahan dan petunjuk Bapak Presiden, tentu akan kita laporkan kepada beliau,”

ucapnya.

KSP juga akan melakukan verifikasi langsung di lapangan untuk memastikan perkembangan pembangunan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Langkah tersebut akan melibatkan BPKP dan unsur terkait sesuai kebutuhan, terutama dalam penanganan persoalan keuangan, pengawasan, keamanan, serta percepatan aspek regulasi.

Listyo menegaskan, peningkatan kelas RSUD tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian pembangunan fisik.

Rumah sakit yang ditingkatkan harus memiliki kesiapan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan kesiapan layanan.

Prinsipnya, kita ingin agar rumah sakit tipe D ini bisa kita naikkan menjadi tipe C dan betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, sesuai dengan harapan Bapak Presiden dalam memberikan layanan terbaik di bidang kesehatan,”

tegasnya.

KSP akan terus mengawal pelaksanaan program melalui koordinasi lintas instansi, pemantauan target, dan verifikasi lapangan.

Upaya tersebut ditujukan untuk memastikan peningkatan kelas RSUD berjalan sesuai rencana serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar