Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Lama Tak Ada Kabar, Aron Ashab Mengaku Diculik dan Disiksa hingga Berhasil Kabur

Aron Ashab mengeklaim dirinya ditangkap menggunakan kekerasan, dikurung, disiksa, hingga dipukuli dan akhirnya bisa kabur.

Konten kreator Aron Ashab
Konten kreator Aron Ashab. (Sumber: IG @aronashab)

Konten kreator Aron Ashab kembali muncul di media sosial setelah lama tak terdengar kabarnya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @aronashab, Aron mengaku menjadi korban penculikan, dikurung, hingga mengalami penyiksaan sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.

Dalam unggahannya, Aron menyebut dirinya sempat berada di tempat yang ia gambarkan sebagai penjara. Ia menuding penculikan tersebut dilakukan oleh seorang oknum dengan melibatkan sejumlah orang yang disebutnya sebagai preman. Namun, tuduhan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Apa kabar dunia, aku kembali!”

tulis Aron dalam unggahannya, dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.

Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara,”

lanjutnya.

Aron mengeklaim dirinya ditangkap menggunakan kekerasan, dikurung, disiksa, hingga dipukuli. Ia juga menuding tindakan tersebut dilakukan tanpa dirinya melakukan tindak kriminal apa pun.

Iklan

Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu,”

tulisnya.

Meski demikian, Aron belum membeberkan secara terperinci identitas pihak yang dituding terlibat maupun lokasi tempat dirinya ditahan. Ia juga belum mengungkap secara lengkap kapan dugaan penculikan tersebut terjadi.

Kronologi Aron Ashab Mengaku Diculik

Berdasarkan penuturannya di Instagram, Aron mengaku mengalami masa-masa sulit selama berada di tempat yang disebutnya sebagai penjara. Ia menyebut dirinya dikurung dan dibungkam selama berbulan-bulan.

Aron juga menuding pihak yang terlibat merasa berada di atas hukum karena melakukan tindakan tersebut terhadap dirinya. Ia bahkan menyebut pihak-pihak itu sebagai preman yang mengatasnamakan agama.

Dikurung dan dibungkam itu sangat fucked up rasanya. Dan yah, gw berhasil kabur dengan trick belaga sobi sama mereka tepat di malam minggu. Panjang lah ceritanya. Ntar ya,”

ungkap Aron.

Ia mengatakan berhasil melarikan diri dengan berpura-pura bersikap baik kepada orang-orang yang disebutnya menahan dirinya. Namun, Aron belum menjelaskan secara rinci bagaimana strategi tersebut dilakukan hingga dirinya bisa keluar dari tempat itu.

Setelah berhasil kabur, Aron mengaku menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke Jakarta. Ia menyebut harus menggunakan bus antarkota dan melanjutkan perjalanan dengan beberapa kali berganti sepeda motor.

Dalam perjalanan tersebut, ia juga mengaku mendapat bantuan dari sejumlah warga yang mempercayai ceritanya. Beberapa di antaranya disebut membantu mengantarkannya menggunakan mobil.

Anyway gw baru sampe Jakarta dari tempat antah berantah itu. Baru sekali kalinya gw naek bus antar kota, naik motor nyambung nyambung, dibantuin warga warga juga ada yg anter naik mobil yang cukup membuat surprise karena mereka percaya sama cerita gw dan nolongin gw kabur,”

tulisnya.

Ancam Tempuh Jalur Hukum

Setelah kembali ke Jakarta, Aron menyatakan akan mengambil langkah hukum atas dugaan penculikan dan kekerasan yang dialaminya. Ia mengaku telah berkonsultasi dengan tiga kuasa hukum.

Aron juga memperingatkan pihak yang dituding menggunakan jasa penculik agar bersiap menghadapi proses hukum. Ia menyebut akan mengungkap lebih banyak informasi mengenai kejadian tersebut pada waktu mendatang.

Tenang, ini bakal panjang. Expect some dramas, some NEW MUSIC (read: Album) dan buat yang make jasa penculik tersebut, silahkan expect panggilan polisi dan sampai bertemu di meja hijau,”

tulisnya.

Aron turut menegaskan bahwa dirinya tidak takut menghadapi pihak-pihak yang dituding terlibat. Ia menyebut pengalaman tersebut justru membangkitkan kembali semangatnya setelah sebelumnya merasa terpuruk.

Oh iya gw mau terimakasih sih karna semua siksaan dan kurungan penjara kalian malah bikin jiwa gw ON lagi yang selama ini gw down se down down-nya down,”

tulisnya.

Meski telah menyampaikan sejumlah tuduhan, Aron belum memaparkan seluruh kronologi dugaan penculikan tersebut. Ia mengatakan akan beristirahat terlebih dahulu setelah tiba di Jakarta.

So, untuk sekarang gw nafas dulu,”

tutupnya.

Iklan