Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

28 Tahun Blok Masela ‘Tidur’, Prabowo Ancam Cabut Hak INPEX

Presiden mempertanyakan kelambanan realisasi Blok Masela meski konsesi telah berlangsung selama puluhan tahun.

Presiden Prabowo berpidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, 22 Oktober 2026.
Presiden Prabowo berpidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, 22 Oktober 2026. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengembangan proyek gas alam Abadi di Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Proyek yang dikelola perusahaan energi asal Jepang, INPEX, tersebut telah melalui proses pengembangan panjang sejak kontrak pengelolaan dimulai pada 1998.

Dia mempertanyakan kelambanan realisasi proyek tersebut meski konsesi telah berlangsung selama dua dekade lebih.

“Ada konsesi 28 tahun di Maluku, Masela. 28 tahun tidak dikerjakan,”

ujar Prabowo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, dikutip pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Tanya Nippon

Ia menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Jepang dan bertemu dengan sejumlah tokoh yang terkait dengan perusahaan energi yang terlibat dalam proyek Blok Masela. Prabowo menanyakan langsung apakah pihak Jepang dan INPEX masih berminat melanjutkan proyek tersebut.

Iklan

Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia siap mencabut hak pengelolaan apabila perusahaan tidak lagi memiliki keseriusan untuk merealisasikan proyek, sebab Blok Masela sebagai contoh pengembangan sumber daya energi yang dinilai terlalu lama berjalan tanpa realisasi sesuai harapan.

“Saya terbang ke Jepang, saya bertemu tokoh-tokoh di Jepang. Saya tanya dengan hormat, saya tanya dengan sopan. Sebagai Presiden, saya harus sopan. Saya bertanya dengan baik, ‘Yang Mulia, apakah pihak Jepang, pihak INPEX, masih tertarik mengerjakan proyek ini? Kalau tidak, terpaksa kami harus mencabutnya,”

aku dia.

Tak Produktif

Prabowo meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menindak tegas pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak menjalankan kegiatan usaha selama lebih dari dua tahun. 

“Saya menginstruksikan kepada Menteri ESDM, jika lebih dari dua tahun tidak ada aktivitas nyata, (maka) cabut (IUP),”

kata dia.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.