Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Dihantam Kecelakaan Beruntun di Blok M: Kapolri Garansi Perawatan Ojol Hasan sampai Tuntas

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan pihaknya bakal menanggung seluruh biaya pengobatan ojol yang menjadi korban kecelakaan beruntun mobil listrik di Jaksel

Hasan Syukur (56) seorang ojol yang menjadi korban kecelakaan beruntun mobil listrik tengah menjalani perawatan intensif.
Hasan Syukur (56) seorang ojol yang menjadi korban kecelakaan beruntun mobil listrik tengah menjalani perawatan intensif. (suyudiarioseto.official)

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan pihaknya bakal menanggung seluruh biaya pengobatan Hasan Syukur (56), seorang ojol yang menjadi korban kecelakaan beruntun dan terlindas di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Melalui unggahan akun Instagram pribadi Suyudi @suyudiarioseto.official, Hasan bakal mendapatkan perawatan hingga pulih dan akan ditangani Rumah Sakit Tk I Pusdokkes Polri Kramat Jati dan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya.

“(Kami) bergerak menjenguk korban serta memberikan pendampingan moril dan materiil kepada pihak keluarga. Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,”

kata Suyudi dikutip pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Suyudi berencana memindahkan perawatan Hasan jika memungkinkan ke RS Polri Kramat Jati.

Iklan

“Jika kondisi klinis memungkinkan, Kepala Rumah Sakit merekomendasikan untuk korban dialihkan perawatan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati) demi memastikan perawatan medis berjalan maksimal,”

terang dia.

Problem

Hasan menjadi satu-satunya korban kecelakaan beruntun dengan luka serius, yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Oktober.

Mobil listrik BYD Atto 1 yang menabrak Hasan, meninggalkan luka serius yang menyebabkan patah tulang kaki kiri dan kebocoran paru-paru. Sopir mobil, Sunardi (46) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Merujuk hasil pemeriksaan, Sunardi mengaku berkendara dalam kondisi mengantuk, kemudian menabrak kendaraan sementara pedal gas terus terinjak. Alhasil menabrak kendaraan lain, ia panik sehingga kehilangan kontrol.

Sunardi juga telah menjalani dua kali tes urine, hasilnya dinyatakan negatif karena tidak ditemukan sisa zat narkoba maupun alkohol. Kepolisian pun bakal menyelidiki dugaan malfungsi seperti fungsi gas dan rem pada kendaraa Sunardi.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.