Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Petaka Peluru Nyasar di Gudang Kopassus, Letda Jihad Ahmad Tewas

Anggota Kopassus TNI tewas usai diduga tidak sengaja terkena letusan senjata api di Gudang Senjata Peralatan Grup 2 Kopassus

Ilustrasi pistol.
Ilustrasi pistol. (Pixabay/stayerimpact)

Anggota Kopassus TNI Letda inf Jihad Ahmad Al Rasyid tewas karena diduga tidak sengaja terkena letusan pistol di Gudang Senjata Peralatan Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pistol meletus saat rekannya sedang mengosongkan senjata dari dalam gudang. Kepala Penerangan Kopassus Kolonel Indra Mardianto menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika serah terima dokumen administrasi dan pistol di gudang.

“Awalnya serah terima beberapa dokumen administratif dan senjata pistol, lokasi di gudang senjata tersebut. Sementara korban menunggu berada di luar,”

ucap Indra ketika dikonfirmasi, Selasa, 27 Oktober 2026.

Pemeriksaan

Sementara, rekan Jihad sedang mengosongkan senjata dengan cara mengokang dengan magasin kosong dan mengarah ke perangkap pembersihan senjata (gun clearing trap). Namun, letusan senjata justru menembus pintu dan mengarah kepada korban.

Iklan

“Tiba-tiba senjata meletus mengarah ke pintu, tembus ke arah korban yang berada di luar,”

kata Indra.

Indra belum menjelaskan penyebab bagaimana senjata itu tiba-tiba bisa meletus. Meski demikian, dia menegaskan insiden tersebut murni kelalaian dan dibuktikan dari rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Dia membantah narasi yang menyebut dugaan sesama prajurit TNI saling tembak.

“Secara kronologis tidak demikian seperti yang disebutkan dalam berita (bahwa korban) tewas ditembak. (Itu) murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan,”

ucap Indra.

Kini kasus tersebut sedang ditangani Detasemen Polisi Militer, sementara terduga pelaku dimintai keterangan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.