Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Karhutla Picu Polusi Asap Lintas Pulau, Guru Besar UI Sentil Pemimpin Negara: Jangan Sibuk Menuntut!

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada langkah penuntutan pihak-pihak tertentu terlebih dahulu.

karhutla

Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas batas (transboundary haze pollution) mendesak untuk segera dinyatakan sebagai bencana nasional.

Langkah ini dinilai krusial agar seluruh sumber daya terfokus pada upaya pemadaman di lapangan.

​Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menegaskan bahwa dampak asap akibat karhutla di Indonesia telah mengganggu aktivitas negara-negara tetangga di kawasan regional.

Iklan

​”Konsen kita yang pertama saat ini adalah bagaimana api mati, api bisa dipadamkan,”

kata Hikmahanto dalam keterangan video, dikutip Rabu, 28 Oktober 2026.

Pilihan EditorRika Pangesti

Malaysia-Singapura Kritik Kabut Asap, Dasco Malah Jawab Begini..

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada langkah penuntutan pihak-pihak tertentu terlebih dahulu, melainkan mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang terdampak langsung.

​”Pemerintah jangan dulu berpikir yang katakanlah menuntut orang dan lain sebagainya. Yang dipikirkan pertama adalah bagaimana memadamkan, bukan karena tidak enak sama warga negara dari negara yang terdampak, tapi justru tidak enak dengan warga negara kita sendiri,”

ujarnya.

​Lebih lanjut, ia menyoroti keberadaan perjanjian antarnegara ASEAN terkait transboundary haze pollution.

Dalam perjanjian tersebut, penanganan karhutla seharusnya dapat menjadi momentum bagi negara-negara anggota ASEAN untuk saling bahu-membahu memadamkan kebakaran.

​Oleh karena itu, keterbukaan pemerintah Indonesia dalam menerima kerja sama regional dinilai sangat penting demi menyelamatkan warga di Sumatra, Kalimantan, dan wilayah terdampak lainnya agar dapat kembali menikmati udara bersih serta menjalani aktivitas pendidikan dengan baik.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar