Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

74,7 Persen Anak Muda Minta Ampun Cari Kerja: Imbas Industrialisasi Rungkad Ditelan Jasa

Survei KedaiKOPI mencatat 74,7 persen pemuda kesulitan mencari kerja. Ekonom UI Ninasapti Triaswati menyoroti industrialisasi yang belum tuntas.

Ilustrasi semiotika mencari pekerjaan.
Ilustrasi semiotika mencari pekerjaan. (Pixabay/kalhh)

Dalam laporan Lembaga Survei KedaiKOPI terhadap 1.213 responden usia 18-25 tahun pada 23-29 September 2026, 74,7 persen anak muda mengaku kesulitan untuk mencari pekerjaan.

Ekonom Universitas Indonesia Ninasapti Triaswati menilai kelemahan sektor industri menjadi salah satu persoalan keterbatasan lapangan kerja bagi anak muda di Indonesia. Apalagi pemerintah belum menyelesaikan masalah pekerja industrial, tapi struktur penyerapan tenaga kerja bergeser ke sektor jasa.

(Indonesia) ini belum selesai PR industrialisasi, (namun pindah) ke jasa. Industri jeblok, semua lari ke jasa,”

kata Nina dalam diskusi hasil survei KedaiKOPI di Jakarta, dikutip pada Minggu, 1 November 2026.

Optimalisasi

Sektor industri seharusnya menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerap tenaga kerja. Namun, ketika sektor tersebut tidak berkembang optimal, pencari kerja harus berebut kesempatan di sektor lain.

Iklan

Artinya orang rebutan kerja karena sektor riil enggak jalan, kira-kira begitu. Sektor riil itu untuk industri, harusnya industri yang menjadi faktor utama pertumbuhan ekonomi,”

ujar dia.

Nina juga menyoroti perkembangan teknologi dan otomatisasi yang berpotensi mempersempit kesempatan kerja formal.

Ini mengakibatkan kerja formal yang mengecil di Indonesia karena penggunaan otomatisasi dan AI,”

tutur dia.

Nina menyatakan penguatan industrialisasi dan pembukaan kesempatan kerja formal perlu menjadi perhatian pembuat kebijakan. Pemerintah perlu memastikan transisi pendidikan ke dunia kerja berjalan sesuai kebutuhan industri.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.