Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

BPOM Temukan 1,5 Juta Tautan Produk Ilegal, Kerugian Tembus Rp350 Miliar

BPOM mengungkapkan terdapat 1,5 juta tautan peredaran produk ilegal yang dipasarkan melalui ruang digital selama bulan Oktober 2026

Kepala BPOM Taruna Ikrar di Rupatama Mabes Polri, Senin, 2 November 2026.
Kepala BPOM Taruna Ikrar di Rupatama Mabes Polri, Senin, 2 November 2026. (Istimewa)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat jutaan tautan peredaran produk ilegal yang dipasarkan melalui ruang digital selama Oktober 2026. Akibatnya, kerugian ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

“Sampai Oktober ini ada sekitar Rp350 miliar yang berdampak dan juga ada kurang lebih 1,5 juta tautan,”

kata Kepala BPOM Taruna Ikrar setelah beraudiensi dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupatama Mabes Polri, Senin, 2 November 2026.

Temuan itu mengindikasikan butuh pengawasan lebih ketat dengan melibatkan kepolisian, apalagi Polri memiliki kemampuan dan instrumen canggih untuk membantu BPOM mengawasi aktivitas perdagangan ilegal di dunia maya. Sebab transaksi dan distribusi produk ilegal masif dilakukan dengan memanfaatkan ruang digital.

Dalam pertemuan, mereka juga membahas pengawasan terhadap obat-obatan tertentu, penyalahgunaan narkotika, termasuk obat bahan alam seperti kratom yang berpotensi disalahgunakan.

Iklan

Kratom merupakan tanaman herbal tropis yang tumbuh di Asia Tenggara, daunnya sering disalahgunakan sebagai zat psikoaktif karena dapat memberikan efek ganda jika dosis berlebihan.

“Sumber alam (Indonesia) berupa kratom, punya potensi dikembangkan, tetapi bisa juga disalahgunakan,”

ucap dia.

Prioritas

Pertemuan itu juga membahas program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan BPOM untuk mendampingi, menyiapkan, dan mengawasi pelaksanaan Apotek Merah Putih.

“Termasuk pangan olahan yang akan dijual di gerai-gerai tersebut. Tentu itu membutuhkan pengawasan yang ketat yang tentu perlu bersinergi dengan Polri,”

ujar Taruna.

BPOM bakal memperkuat kerja sama dengan Polri melalui pertukaran informasi, penguatan sumber daya manusia, hingga ke ranah penindakan terhadap pelanggaran di bidang obat dan makanan.

Komitmen

Sementara itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan kepolisian berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama lebih kuat lagi melalui pertukaran informasi, sekaligus penegakan hukum.

Polri akan membahas lebih lanjut perihal penerbitan regulasi penggunaan kratom, lantaran penyalahgunaan kratom berpotensi membahayakan generasi muda.

“Sehingga jangan sampai kratom yang mungkin bisa dipergunakan ini, tapi juga disalahgunakan,”

tegas Suyudi.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.