Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mengakibatkan sekitar 347,06 hektare lahan terdampak. Kebakaran yang bermula sejak 5 Oktober 2026 tersebut meluas hingga mencakup tiga kecamatan dan 13 desa.
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu, 4 November 2026, karhutla pertama kali terjadi di Desa Salati sekitar pukul 15.00 WIT. Api kemudian meluas ke Kecamatan Taliabu Barat Laut, Taliabu Lede, dan Taliabu Utara.
“Tidak ada laporan korban jiwa. BPBD Kabupaten Luwu bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat melakukan pemadaman dan pendinginan,”
kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi.
Area
Di Kecamatan Taliabu Barat Laut, wilayah terdampak meliputi Desa Salati, Onemay, dan Nggele. Sementara di Kecamatan Taliabu Lede, kebakaran menjangkau Desa Lede, Langganu, Balohang, dan Todoli.






