Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Tim Gabungan TNI dan Basarnas Temukan CVR Helikopter Mi-17V5 di Perairan Seruyan

Tim Gabungan TNI dan Basarnas menemukan cockpit voice recorder dari Helikopter Mi 17V5 di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu 8 November 2026.

Helikopter Mi-17V5
Helikopter Mi-17V5 (Foto: istimewa)

Tim Gabungan TNI dan Basarnas menemukan cockpit voice recorder (CVR) dari Helikopter Mi 17V5 di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu, 8 November 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan dan kerja keras tim gabungan yang bahu-membahu di lapangan,”

ujar Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin dalam keterangannya, Minggu, 8 November 2026.

Operasi pencarian cockpit voice recorder berlangsung selama dua jam dimulai pukul 05.00 WIB ditemukan tim penyelam.

“Meskipun arus laut cukup kuat, kondisi air keruh, berlumpur, dan jarak pandang yang sangat terbatas, tim tetap pantang menyerah dan bekerja dengan penuh kehati-hatian demi menemukan perangkat penting tersebut,”

katanya.

Pasca temuan CVR, benda itu diserahkan kepada tim Investigasi Puspenerbad untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Iklan

“Apresiasi kepada seluruh personel dan unsur terkait atas kerja sama serta dedikasi dalam pelaksanaan pencarian hingga berhasil menemukan perangkat penting tersebut,”

bilangnya.

Barang Bukti Lengkap

TNI AD belum bisa pastikan penyebab kecelakaan helikopter yang jatuh saat menjalankan misi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng).
TNI AD belum bisa pastikan penyebab kecelakaan helikopter yang jatuh saat menjalankan misi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng). Foto: Puspen TNI.

Dengan ditemukannya CVR melengkapi barang bukti penyelidikan jatuhnya Helikopter Mi 17V5 yang sedang bertugas melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) via udara di Kalimantan Tengah.

Tim gabungan juga sebelumnya telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) serta bagian ekor helikopter tersebut pada Sabtu, 7 November 2026 kemarin.

Dengan ditemukan FDR dan CVR itu diharapkan dapat mengetahui penyebab terjatuhnya helikopter Mi 17V5 yang sedang bertugas.

Di mana dari kecelakaan Helikopter MI-17V5 HA-5235 turut menyebabkan tiga prajurit TNI gugur, yang saat ini telah dimakamkan. Sementara lima personel lainnya yang selamat telah mendapat penanganan medis di RSUD Kuala Pembuang.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.