Indonesia harus mengakui keunggulan Irak 0-1 pada laga terakhir, Minggu (12/10) dini hari, setelah sebelumnya juga kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi, Kamis (9/10).
Dua kekalahan tersebut membuat skuad Merah Putih terpuruk di dasar klasemen Grup B dan tersingkir dari persaingan menuju putaran final Piala Dunia ke-23 itu.
Kegagalan ini pun langsung memicu gelombang kekecewaan di media sosial, bahkan muncul tagar #KluivertOut sebagai bentuk protes terhadap performa sang pelatih.
Posisi Kluivert di Ujung Tanduk
Kegagalan membawa Timnas Indonesia melangkah jauh membuat posisi Patrick Kluivert semakin tidak aman. Sumardji menegaskan, keputusan soal masa depan Kluivert akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Ya, kalau soal itu, sekali lagi ya, soal Patrick Kluivert, saya kira nanti akan diputuskan dalam rapat Exco,” kata Sumardji tegas.
Menurutnya, rapat Exco akan menjadi forum resmi untuk mengevaluasi seluruh kinerja tim pelatih, termasuk hasil buruk yang menimpa Indonesia di fase terakhir kualifikasi.
Kembali ke Belanda, PSSI Tak Tahu Alasannya
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, turut membenarkan bahwa Kluivert telah kembali ke Belanda setelah kegagalan tersebut. Namun, ia mengaku belum mengetahui alasan pasti di balik kepulangan cepat sang pelatih.
Iya benar, langsung ke Belanda. Alasannya tanya langsung saja ke dia, kita tidak tahu,” ujar Amali.
Langkah Kluivert meninggalkan Indonesia ini memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari kekecewaan pribadi, evaluasi internal PSSI, hingga kemungkinan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari Timnas Garuda.