Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, akhirnya buka suara soal rencana besar yang sempat disusun bersama PSSI dan tim pelatih asal Belanda yang dipimpin Patrick Kluivert sebelum kerja sama mereka berakhir.
Dalam wawancaranya dengan media Belanda, Voetbal International, Pastoor menyebutkan bahwa ada tiga target utama yang menjadi fokus program pelatih Timnas Indonesia saat itu.
Target Gila: Indonesia ke Piala Dunia
Pastoor menjelaskan bahwa target pertama yang ditetapkan adalah ambisi besar membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia.
Namun, ia tak menampik jika target tersebut merupakan tantangan yang sangat berat mengingat posisi Indonesia di peringkat ke-119 dunia.
“Mencapai Piala Dunia tentu luar biasa, tetapi jika melihat posisi Indonesia saat ini, hal itu bukan sesuatu yang mudah atau logis,” ujar Pastoor.
Fokus Pembinaan Tim Muda (U-23 & U-20)
Target kedua berkaitan dengan pengembangan pemain muda Indonesia. Pastoor menjelaskan bahwa dua sosok penting, Gerald Vanenburg (pelatih Timnas U-23) dan Frank Van Kempen (pelatih Timnas U-20), telah disiapkan untuk mengumpulkan dan membina talenta muda lokal.
Gerald Vanenburg dan Frank Van Kempen akan segera bergerak cepat merekrut pemain lokal untuk memperkuat tim U-23 dan U-20,” jelasnya.
Program ini, menurut Pastoor, dirancang sebagai pondasi masa depan Timnas Indonesia agar mampu bersaing di level Asia.
Membangun Fondasi Jangka Panjang
Selain dua target tersebut, Pastoor juga menyinggung tujuan jangka panjang PSSI, yaitu meningkatkan kualitas dan kuantitas pemain kompetitif di Indonesia negara dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa.
Kami ingin menarik lebih banyak pemain berkualitas agar bisa bersaing di level tertinggi. Itu adalah rencana besar jangka panjang,” kata Pastoor.
Ia juga menambahkan bahwa dalam struktur kepelatihan tersebut, Jordi Cruyff ditunjuk sebagai penasihat teknis, sedangkan Alexander Zwiers berperan sebagai direktur teknik.
Namun kini, setelah pemutusan kontrak Patrick Kluivert dan stafnya, seluruh anggota tim asal Belanda itu resmi meninggalkan skuad Garuda.
Sekarang semua orang sudah meninggalkan tim,” pungkas Pastoor dengan nada kecewa.
