Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan alasan mengapa hanya ada empat pemain diaspora yang tergabung dalam skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Dari 21 pemain pilihan pelatih Nova Arianto, hanya empat di antaranya yang merupakan diaspora, yakni Mike Rajasa (kiper), Lucas Lee dan Matthew Baker (bek), serta Eizar Tanjung (gelandang).
Arya mengungkapkan bahwa proses naturalisasi pemain muda berbeda jauh dengan kelompok umur yang lebih tinggi seperti U-20, U-23, atau tim senior.
Untuk level U-17, prosesnya jauh lebih rumit. Seorang pemain harus memiliki darah Indonesia, dan salah satu orang tuanya harus masih memiliki paspor Indonesia ketika ia lahir,” ujar Arya, Selasa (28/10/2025).
Ia menambahkan bahwa banyak pemain diaspora muda yang tidak memenuhi persyaratan administratif tersebut, sehingga PSSI tidak bisa memproses naturalisasi mereka tepat waktu.
Kalau orang tuanya tidak punya dokumen paspor Indonesia saat anaknya lahir, maka prosesnya jadi lama dan tidak bisa digunakan untuk ajang Piala Dunia kali ini,” jelas Arya.
Hanya Empat Pemain Diaspora Bisa Didaftarkan
Karena kendala administratif itu, PSSI hanya mampu mendaftarkan empat pemain diaspora ke dalam skuad resmi. Meski begitu, PSSI tetap ingin mendapatkan hasil maksimal pada ajang tersebut.
Itu saja yang bisa kami proses untuk bermain di Piala Dunia U-17 Harus dipahami, U-17 tidak sama dengan U-20 atau senior. Di kelompok umur lebih tinggi, proses naturalisasi bisa dilakukan lebih cepat,” kata Arya menegaskan.
Indonesia Tergabung di Grup Neraka
Timnas Indonesia U-17 berada di Grup H pada Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar.
Skuad Garuda Muda akan menghadapi laga-laga berat melawan Zambia (4 November 2025), Brasil (7 November 2025), dan Honduras (10 November 2025)
Turnamen ini akan digelar mulai 3 November hingga 27 November 2025. Sebelum berlaga di Qatar, anak asuh Nova Arianto tengah menjalani serangkaian laga uji coba.
Setelah kalah dari Paraguay dan imbang melawan Pantai Gading, Timnas U-17 dijadwalkan menantang Panama pada Rabu (29/10/2025) sebagai bagian dari pematangan strategi. Arya berharap seluruh pemain bisa tampil maksimal dan memberikan kejutan bagi publik sepak bola dunia.
