Nova Arianto Akui Kecewa
Usai laga, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, tak menutupi rasa kecewanya atas hasil tersebut.
Menurutnya, laga perdana sangat penting untuk membangun kepercayaan diri pemain di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Tentu kami kecewa karena gagal meraih poin. Tapi saya tetap mengapresiasi kerja keras para pemain. Mereka sudah berjuang maksimal, hanya saja perlu merasakan lagi bagaimana atmosfer dan level permainan di Piala Dunia,”
Nova.
Pelatih yang juga mantan bek tangguh Persib Bandung itu menilai permainan timnya berubah drastis antara babak pertama dan kedua.
Banyak kesalahan terjadi di paruh pertama, terutama dalam antisipasi tekanan cepat lawan.
Kalau kita bermain takut, situasinya akan sulit. Di babak kedua saya lihat anak-anak lebih berani dan disiplin, sehingga bisa menciptakan lebih banyak peluang. Ini yang akan kami evaluasi untuk laga berikutnya,”
Nova.
Fokus Hadapi Brasil dan Honduras
Kekalahan dari Zambia membuat langkah Garuda Muda di Grup H semakin berat.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Brasil U-17 pada 7 November 2025, dan menantang Honduras U-17 pada 11 November 2025.
Duel kontra Brasil akan menjadi pertandingan krusial bagi Evandra Florasta dan kawan-kawan. Kekalahan di laga tersebut bisa membuat peluang lolos ke babak selanjutnya pupus.