Pencinta sepak bola Indonesia yang tergabung dalam Ultras Garuda melakukan demo di kantor PSSI yang terletak di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Puluhan Ultras Garuda datang dan melakukan orasi dan menyuarakan revolusi besar-besaran di kubu PSSI. Dua nama yang paling santer diteriakan untuk mundur adalah Erick Thohir yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dan Arya Sinulingga yang merupakan salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco). Keduanya dituntut untuk keluar dari PSSI.
Ultras Garuda melakukan demo, karena PSSI dinilai gagal dalam membangun sepak bola Indonesia. Pertama, dalam pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert di tengah kompetisi sedang berlangsung.
Selain itu, pada FIFA Matchday bulan November ini PSSI juga tidak menyelenggarakan pertandingan, dimana ini dianggap kemunduran yang sebelum-sebelumnya selalu melakukan pertandingan tersebut.
Kami minta untuk Erick Thohir dan Arya Sinulingga untuk mundur dari PSSI.Kami juga ingin sepak bola tidak dicampur tangankan oleh politik. Karena ini sangat mencederai sepak bola Indonesia. Kami juga minta road map federasi sepak bola Indonesia,”
kata Capo Ultras Garuda, di tengah aksi demo, Jumat (14/11/2025).
Erick Thohir memang menjadi sorotan dalam kepemimpinannya di PSSI. Pasalnya, banyak janji yang disampaikan oleh Erick tapi banyak yang dijanjikan tidak ada hasilnya.
Salah satu yang paling nyata adalah Timnas Indonesia bisa masuk Piala Dunia, namun karena pergantian pelatih, Timnas justru gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.
