Namun, publik masih harus bersabar menunggu siapa saja sosok yang berpotensi membesut Tim Garuda ke depan.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan alasan utama mengapa nama-nama tersebut belum dapat dipublikasikan.
Menurutnya, kelima kandidat belum memberi konfirmasi final terkait kesediaan mengikuti proses seleksi lanjutan.
Kami sudah mengantongi lima calon pelatih timnas senior, tapi belum bisa menyampaikan nama-namanya,”
Yunus Nusi.
Ia menegaskan bahwa PSSI tidak ingin menimbulkan spekulasi berlebihan sebelum ada kepastian resmi dari semua kandidat.
Karena belum ada kepastian siapa yang benar-benar siap dipilih, kami menahan untuk membeberkannya. Semoga dalam waktu dekat ada kejelasan dan kesepahaman,”
Yunus Nusi.
Yunus menambahkan bahwa proses pemilihan pelatih ini harus dilakukan dengan cermat dan melalui mekanisme internal yang benar.
Setelah ada keputusan final, barulah identitas pelatih terpilih akan diumumkan ke publik.
Nama yang terpilih nantinya akan disampaikan ke Exco untuk disepakati, setelah itu baru kami umumkan secara resmi,”
Yunus Nusi.
Kandidat Masih Terikat Kontrak
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, turut menegaskan bahwa alasan merahasiakan identitas kandidat berkaitan dengan privasi dan kontrak kerja para pelatih.
Menurutnya, sebagian dari kelima nama tersebut masih menjabat sebagai pelatih klub ataupun tim nasional negara lain.
Kami harus menghormati privasi dan posisi mereka. Ada yang masih melatih klub, ada pula yang masih terikat dengan timnas negara lain,”
Sumardji.
Ia juga menjelaskan bahwa proses wawancara akan dilakukan pekan depan oleh tim yang telah ditunjuk, termasuk dirinya dan Coach Alex.
“Dari lima kandidat itu, kami akan pilih yang terbaik yang benar-benar cocok dengan karakter pemain Indonesia dan mampu membawa prestasi,”
Sumardji.
Sumardji meminta masyarakat dan media untuk bersabar. PSSI ingin memastikan pelatih yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktik dan visi jangka panjang tim nasional.