Drama penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 kembali mencuat setelah Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menuding keputusan tersebut tidak melalui prosedur resmi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan klarifikasi sekaligus menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang federasi.
Erick menyatakan bahwa penunjukan Nova bukan hanya keputusan sesaat, tetapi bagian dari perubahan besar di PSSI dalam memberikan peran lebih besar kepada pelatih dan pemain lokal.
Menurutnya, dukungan terhadap talenta lokal akan menjadi standar baru untuk pembinaan sepak bola Indonesia.
Ke depannya ini menjadi standar PSSI. Kita melakukan investasi juga. Seperti memberi kesempatan kepada pemain lokal agar liga kita lebih kompetitif,”
Erick.
Ia juga menjelaskan bahwa PSSI kini memberi ruang bagi pemain U-23, pemain Liga 2, hingga pemain U-21 untuk tampil di kompetisi elite.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari sistem pembinaan menyeluruh, baik di dalam negeri maupun dalam program pelatihan luar negeri.
Harapan Besar Nova Arianto
Dengan rekam jejak yang baik saat menangani Timnas U-17, Nova Arianto dianggap mampu meneruskan rantai pembinaan pemain muda Indonesia.
Erick berharap Nova dapat membangun skuad U-20 yang lebih matang untuk menghadapi turnamen internasional mendatang.
Menurut Erick, kesinambungan pelatih dari kelompok umur yang lebih rendah ke kelompok umur yang lebih tinggi penting untuk menjaga filosofi bermain dan konsistensi pembinaan.
Prosedur Seharusnya Lewat Exco
Sebelumnya, Zainudin Amali menyatakan bahwa penunjukan pelatih tim nasional seharusnya dibahas melalui mekanisme rapat Komite Eksekutif (Exco).
Menurutnya, belum ada pembahasan resmi mengenai Nova sehingga keputusan tersebut dianggap tak sesuai prosedur.
“Keputusan harus berasal dari Exco, bukan dari perorangan. Kami menghargai langkah Pak Sumardji, tetapi prosesnya tetap harus benar,” kata Amali.
Komentar tersebut memicu perdebatan publik terkait transparansi dan tata kelola PSSI.
Meski polemik merebak, Erick Thohir menegaskan bahwa penunjukan Nova Arianto berada dalam jalur pembinaan jangka panjang.
Ia mengingatkan bahwa PSSI masih memiliki banyak tugas untuk menjaga sinergi internal demi mempersiapkan Timnas U-20 secara maksimal.
Menurut Erick, tujuan utama PSSI adalah memastikan pemain muda Indonesia berkembang dalam lingkungan yang profesional, kompetitif, dan selaras dengan kebutuhan tim nasional.

