Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Di Balik Mundurnya Sumardji: Tanggung Jawab, Rangkap Jabatan, dan Krisis Kepemimpinan PSSI
Olahraga

Di Balik Mundurnya Sumardji: Tanggung Jawab, Rangkap Jabatan, dan Krisis Kepemimpinan PSSI

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 21, 2025 8:29 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Sumardji saat mendampingi Timnas Indonesia
Sumardji saat mendampingi Timnas Indonesia. (Foto: Instagram Sumardji)
SHARE

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengambil keputusan penting dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-22.

Daftar isi Konten
  • Rangkap Jabatan Jadi Faktor Utama
  • Ketua Umum PSSI Belum Beri Pernyataan
  • Fokus Pembenahan Program PSSI
  • PSSI Harus Perkuat Grassroot

Pengumuman tersebut disampaikan secara langsung dalam konferensi pers di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis agar Sumardji dapat lebih berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai Ketua BTN, yang dinilainya memiliki tantangan besar ke depan.

Sumardji menjelaskan bahwa beban kerja BTN akan semakin berat dan membutuhkan perhatian serta dedikasi penuh.

Oleh karena itu, ia memilih menyerahkan posisi manajer tim kepada PSSI untuk ditentukan penggantinya.

Saya menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PSSI untuk menentukan sosok manajer Timnas selanjutnya yang benar-benar siap, bertanggung jawab, dan memiliki komitmen terbaik,”

Sumardji.

Ia menegaskan fokus utamanya kini adalah memperkuat peran BTN dalam mendukung performa Timnas Indonesia di berbagai level.

Sumardji bukan sosok baru di lingkungan Timnas Indonesia. Ia dipercaya menjadi manajer Timnas sejak 2019, saat PSSI masih dipimpin Mochamad Iriawan.

Ketika Erick Thohir menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada 2023, Sumardji tetap dipertahankan di posisi tersebut.

Sebelumnya, Sumardji juga pernah menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia U-19 pada 2019 serta Timnas U-23 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.

Penugasan terakhir Sumardji sebagai manajer tim adalah saat mendampingi Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2025. Namun, hasil yang diraih kurang memuaskan karena skuad Garuda Muda tersingkir di fase grup.

Mundurnya Sumardji dari kursi manajer Timnas Indonesia pun memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik sepak bola nasional.

Banyak yang menilai langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025 dan ajang internasional lainnya.

Pengamat sepak bola Indonesia, Kesit Handoyo, menilai keputusan Sumardji merupakan langkah yang tepat.

Menurut saya, keputusan Pak Sumardji mundur dari jabatan manajer Timnas merupakan keputusan yang tepat. Tugasnya di timnas senior maupun kelompok umur pada dasarnya sudah selesai, menyusul kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan SEA Games 2025. Sebagai bentuk tanggung jawab, manajer timnas memang seharusnya berani mengambil keputusan mundur,”

Kesit kepada owrite.id.

Rangkap Jabatan Jadi Faktor Utama

Lebih lanjut, Kesit juga menyoroti persoalan rangkap jabatan di tubuh PSSI. Saat ini memang banyak yang memiliki rangkap jabatan di PSSI.

Bahkan yang paling jelas terlihat adalah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang kini juga menjabat sebagai Meteri Pemuda dan Olahraga.

Sebelumnya hal ini juga pernah terjadi pada Zainudin Amali saat pemilihan pengurus PSSI. Tapi saat itu, Amali yang masih menjabat sebagai Menpora langsung mundur ketika terpilih menjadi wakil ketua umum PSSI.

Ke depan, Ketua BTN sebaiknya tidak merangkap sebagai manajer timnas. Walaupun tidak ada larangan, rangkap jabatan seperti ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih tanggung jawab,”

Kesit.

Ketua BTN posisinya lebih tinggi karena bertugas menyusun program timnas. Jika Ketua BTN juga menjadi manajer timnas, saat terjadi kegagalan akan rancu: siapa mengevaluasi siapa, siapa menegur siapa. Ini tidak sehat dalam pengelolaan manajemen sepak bola,” tambah Kesit.

Kesit.

Ketua Umum PSSI Belum Beri Pernyataan

Namun, sebagian pihak juga menilai mundurnya Sumardji sebagai indikasi adanya dualisme kepemimpinan di PSSI.

Hingga kini, belum terlihat pernyataan tanggung jawab dari jajaran petinggi PSSI lainnya, baik Komite Eksekutif maupun Ketua Umum.

Dalam berbagai kesempatan, Sumardji kerap tampil di hadapan publik sebagai representasi BTN. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dinilai lebih sibuk dengan tugasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Absennya Erick Thohir dari ruang publik pasca kegagalan Timnas Indonesia dinilai ironis. Kesit menilai seharusnya Erick Thohir tampil langsung untuk menyampaikan permintaan maaf kepada suporter.

Belum munculnya Ketua Umum memang ironis. Ini dampak dari rangkap jabatan. Ketika ada persoalan krusial di PSSI, penanganannya menjadi tidak cepat,”

Kesit.

Ia menambahkan bahwa Erick Thohir terkesan lebih memprioritaskan perannya sebagai Menpora dibanding mengurus sepak bola nasional.

Rangkap jabatan membuat tidak fokus. Sepak bola seharusnya tetap menjadi perhatian utama. Rangkap jabatan itu tidak ideal karena mengganggu konsentrasi di kedua posisi,”

Kesit.

Namun, pengamat sepak bola lainnya, Akmal Marhali, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai tidak ada dualisme, melainkan pembagian tugas.

Dalam organisasi besar, perbedaan pendapat itu wajar. Bisa jadi saat ini memang sudah ada pembagian tugas. Pak Zainudin Amali di PSSI, Pak Erick di Menpora,”

Akmal kepada owrite.id.

Fokus Pembenahan Program PSSI

Kegagalan Timnas Indonesia dinilai sebagai cerminan PSSI yang hingga kini belum memiliki program jangka panjang yang jelas. Road map PSSI juga belum terlihat secara konkret.

Selain itu, hingga akhir tahun, PSSI belum menunjuk pelatih baru Timnas Indonesia. Meski demikian, beberapa nama mulai mencuat, salah satunya Jord Herman, mantan pelatih Timnas Kanada.

Timnas yang kuat dibangun dari dua pondasi utama: pembinaan yang baik dan kompetisi yang sehat. Tidak ada yang abadi di sepak bola Indonesia, kecuali lambang Garuda di dada,”

Akmal.

Selama ini kita hanya melakukan pergantian pelatih, tapi belum pernah ada evaluasi komprehensif yang mengarah pada progres jangka panjang Timnas Indonesia,”

Akmal.

PSSI harus melakukan analisis SWOT terhadap kegagalan yang terjadi agar bisa menjadi pijakan bagi siapapun yang melanjutkan. Prestasi timnas adalah simbol kemajuan sepak bola Indonesia,”

Akmal.

PSSI Harus Perkuat Grassroot

Sebelumnya, dua legenda Timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho dan Supriyono Prima, sepakat bahwa kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 harus menjadi alarm keras bagi PSSI untuk segera berbenah, terutama dalam pembinaan usia dini.

Sepak bola Indonesia harus diperbaiki dengan tujuan jangka panjang. Jangan sampai anak-anak di level usia dini yang menjadi korban. PSSI seharusnya bisa kembali memperkuat akar rumput yang menjadi pondasi utama di Timnas Indonesia,”

Indriyanto.

Ia menegaskan pembinaan grassroot harus menjadi prioritas utama. Indriyanto juga sejalan dengan pernyataan Coach Nova yang menilai pengembangan usia dini adalah kunci kemajuan sepak bola nasional.

Semua pembinaan usia muda harus terus didukung. Federasi mungkin fokus ke tim senior, tetapi akar rumput sebagai pondasi harus diperkuat. Jika pondasinya kuat, pengambilan keputusan akan lebih tepat dan skema permainan bisa berjalan sesuai keinginan pelatih,”

Supriyono.

Tag:EditorialErick ThohirKrisis KepemimpinanPSSIRangkap JabatanSumardjiTimnas Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
2
‘Amunisi’ 9 Kejanggalan: Kubu Febrie Adriansyah Seret Kejagung dan Polri via Praperadilan
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi kuasa hukum Febrie Adriansyah ajukan gugatan praperadilan.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
5

BERITA LAINNYA

Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Xuanh Manh Pham (kedua kiri) pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor
Olahraga

Justin Hubner Sindir Vietnam Usai Timnas Indonesia Dibantai 0-3, Singgung Kualifikasi Piala Dunia

Bek Fortuna Sittard, Justin Hubner, memberikan reaksi setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Pesepak bola Persebaya Surabaya Toni Firmansyah (kiri) menendang bola yang diadang pesepak bola Arema FC Roberto Pimenta (kanan) pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali
Olahraga

Final Piala Presiden Tuai Polemik, Aturan FIFA Istirahat 72 Jam Kembali Disorot

Jadwal final Piala Presiden 2026 menuai perhatian setelah pelatih Persib Bandung, Igor…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Persib Bandung Lolos ke Final
Olahraga

Persib Lolos ke Final, Igor Tolic Soroti Jadwal Padat: Pemain Belum Penuhi Standar Istirahat FIFA

Persib Bandung langsung mengalihkan fokus pada proses pemulihan kondisi fisik pemain setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Pemain Persija menghadapi Persib dalam semifinal Piala Presiden 2026, Bali, 4 Agustus 2026.
Olahraga

Piala Presiden 2026: Kalah dari Persib, Persija ‘Kehilangan Nyawa’ Tanpa Kehadiran Jakmania

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengangap kehadiran suporter berperan penting dalam meningkatkan…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up