Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor kedatangan penyerang diaspora Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi antara manajemen Macan Kemayoran dan pemain berusia 21 tahun tersebut.
Sebelumnya, isu kepindahan Zijlstra mencuat setelah sejumlah media Belanda ramai memberitakan potensi transfer sang striker ke Jakarta.
Salah satunya datang dari jurnalis Voetbal Primeur, Dennie van Laar, yang menyebut Zijlstra bakal meninggalkan FC Volendam dan hanya tinggal menunggu proses penandatanganan kontrak.
Persija Akui Ada Komunikasi, Namun Belum Final
Meski membenarkan adanya komunikasi, Souza menekankan bahwa proses tersebut masih berada pada tahap awal dan belum mengarah pada kesepakatan final.
Itu masih sebatas spekulasi. Memang ada pembicaraan, tetapi belum tentu terjadi. Saya pikir belum ada kesepakatan, tetapi memang sudah ada komunikasi di antara pihak-pihak terkait,”
ujar Souza usai latihan.
Secara kontraktual, Mauro Zijlstra masih terikat dengan FC Volendam hingga 30 Juni 2027. Namun, sepanjang musim Liga Belanda 2025/2026, ia belum mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama.
Kondisi tersebut disebut menjadi alasan kuat bagi Zijlstra untuk mempertimbangkan peluang bermain di luar Eropa.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Persija Jakarta akan semakin kental dengan nuansa Timnas Indonesia.
Zijlstra berpotensi menyusul dua pemain diaspora lainnya, Shayne Pattynama dan Jordi Amat, yang lebih dulu memperkuat klub ibu kota.
Gelombang Pemain Diaspora Ramaikan Super League
Kehadiran Zijlstra juga berpeluang menambah daftar pemain diaspora yang berlaga di kompetisi Super League 2025/2026. Saat ini, sudah ada tujuh pemain keturunan yang merumput di Indonesia.
Mulai dari Rafael Struick, Jens Raven, Thom Haye, Eliano Reijnders, Dion Markx. Bahkan saat ini Persija sudan memiliki dua semain keturunan meraka adalar Jordi Amat dan Shyne Pattynama.
