Kepala Badan Tim Nasional Indonesia, Sumardji, akhirnya memberikan penjelasan terkait kedatangan para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa.
Isu ini muncul seiring memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah akibat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan United States.
Dampaknya, sejumlah jalur penerbangan internasional yang melintasi wilayah tersebut sempat mengalami gangguan.
Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran terkait perjalanan para pemain abroad menuju Indonesia menjelang FIFA Series 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
PSSI Pilih Jalur Transit Singapura
Menanggapi kondisi tersebut, Sumardji menjelaskan bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia telah menyiapkan solusi untuk memastikan para pemain yang bermain di Eropa tetap bisa bergabung dengan skuad Garuda.
Salah satu langkah yang diambil adalah membeli tiket penerbangan dengan rute yang tidak melewati negara-negara di Timur Tengah.
“Iya, jadi memang kaitannya dengan soal keberangkatan anak-anak ini dari Eropa pada saat sekarang ini memang bersamaan dengan situasi Timur Tengah yang memanas,” kata Sumardji kepada awak media termasuk owrite.id.
Ia menjelaskan bahwa seluruh pemain akan transit melalui Singapore sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
“Sehingga, opsinya adalah transit di Singapura, dan semuanya saat sekarang ini berkaitan dengan soal kedatangan, termasuk tiketnya, sudah oke semua. Dan, anak-anak semuanya sudah bisa nanti berangkat sesuai dengan jadwal yang ada, dan semuanya itu melalui Singapura.”
Tidak Ada Penerbangan Lewat Dubai atau Qatar
Sumardji juga menegaskan bahwa tidak ada pemain Timnas Indonesia yang akan menggunakan jalur penerbangan melalui negara-negara Timur Tengah.
“Jadi, tidak ada yang melalui Dubai maupun Qatar. Sehingga, dari Belanda atau pun dari mana, itu langsung transit ke Singapura. Baru setelah itu ke Jakarta,” tutur mantan manajer Timnas Indonesia tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan para pemain tetap aman dan sesuai jadwal di tengah situasi geopolitik yang belum stabil.
Pemain Timnas Dijadwalkan Berkumpul Setelah Lebaran
Selain memastikan jalur penerbangan, PSSI juga telah menyiapkan jadwal kedatangan para pemain Timnas Indonesia.
Menurut Sumardji, skuad Garuda dijadwalkan mulai berkumpul setelah perayaan Idul Fitri. Para pemain diperkirakan akan tiba di Indonesia secara bertahap mulai 22 hingga 24 Maret 2026.
Sumardji menyebut bahwa secara keseluruhan persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA Series 2026 berjalan dengan baik.
Beberapa fasilitas latihan juga telah disiapkan oleh PSSI untuk mendukung kebutuhan tim peserta.
Kalau bicara persiapan secara keseluruhan sudah sangat baik. Mulai dari persiapan latihan, tempat latihan, baik itu Madya, Lapangan ABC, dan Lapangan A, dan juga satu lapangan lagi yang sudah kita persiapkan,”
ucap Sumardji.
Venue dan Akomodasi Sudah Siap
Selain lapangan latihan, PSSI juga telah memastikan kesiapan akomodasi dan stadion pertandingan. Venue utama pertandingan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang telah dipersiapkan untuk menggelar seluruh pertandingan FIFA Series.
Selanjutnya untuk akomodasi yang lain, contoh misal hotel, dan juga yang lain, semuanya juga sudah siap ya, siap. Nah, termasuk kaitannya dengan soal venue, di apa namanya, Gelora Bung Karno, semuanya sudah siap,”
tegas Sumardji.
Dalam ajang FIFA Series kali ini, Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Skuad Garuda akan menghadapi tiga negara peserta lainnya, yaitu Saint Kitts and Nevis, Solomon Islands, dan Bulgaria.
Pada pertandingan pertama tanggal 27 Maret, Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, sementara Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon. Tim yang memenangkan pertandingan pertama akan saling berhadapan di laga kedua yang digelar pada 30 Maret 2026 di stadion yang sama.
