Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Skandal di EPA U-20: Dari Tendangan Kungfu hingga Dugaan Rasisme
Olahraga

Skandal di EPA U-20: Dari Tendangan Kungfu hingga Dugaan Rasisme

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 20, 2026 6:50 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengutuk keras aksi tendangan “kungfu” yang terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu, 19 April 2026.

Daftar isi Konten
  • Dugaan Ucapan Rasis Jadi Pemicu
  • Dewa United Siap Tempuh Jalur Hukum
  • Pernah Terjadi Kasus Serupa

Sumardji menegaskan bahwa siapa pun pelakunya, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam sepak bola.

Dalam sepak bola, apa pun situasinya, tindakan seperti keributan hingga melakukan tendangan tidak dapat dibenarkan. Terlepas dari keputusan wasit yang mungkin dianggap kontroversial, pemain tetap harus menjaga sikap di lapangan,”

ujar Sumardji kepada owrite.id.

Meski mengutuk keras kejadian tersebut, Sumardji menyatakan pihaknya masih akan mendalami kronologi secara menyeluruh sebelum mengambil sikap lanjutan.

Kami ingin mengetahui kronologi secara utuh—bagaimana awalnya hingga terjadi keributan seperti itu. Pasti ada pemicu dari kejadian tersebut. Karena itu, kami akan menunggu keputusan dari Komite Disiplin (Komdis). Apa pun sanksinya, tentu akan kami terima,”

katanya.

Dugaan Ucapan Rasis Jadi Pemicu

Sumardji mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan yang diterimanya, Fadly Alberto mengaku mendapat ucapan bernada rasis sebelum insiden terjadi.

Dari informasi yang saya dapatkan, Berto mengaku mendapat ucapan seperti ‘monyet’ dan ‘monyet hitam’. Hal inilah yang memicu emosinya hingga akhirnya melakukan tindakan tersebut,”

jelas Sumardji.

Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Sumardji mengaku sangat kecewa karena Fadly Alberto merupakan salah satu pilar penting Timnas Indonesia U-20. Insiden ini dinilai mencoreng citra pemain muda yang seharusnya menjadi contoh.

Dewa United Siap Tempuh Jalur Hukum

Sementara itu, Presiden Dewa United FC, Ardian Satya Negara, juga menyampaikan kekecewaannya atas insiden tersebut, terutama karena terjadi di level usia muda.

Seharusnya kompetisi usia muda menjadi tempat pembelajaran, bukan ajang kekerasan. Klub harus bertanggung jawab mendidik moral dan adab pemain, bukan hanya mengejar kemenangan,”

ujarnya.

Ardian bahkan menegaskan pihaknya akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

Saya akan proses secara hukum semua pihak yang melakukan kekerasan, bukan hanya pemain tetapi juga pelatih. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua,”

tegasnya.

Pernah Terjadi Kasus Serupa

Sebelumnya, insiden serupa juga pernah terjadi di EPA U-18 pada Oktober 2021 dalam pertandingan antara Bhayangkara FC U-18 melawan Persebaya Surabaya U-18.

Saat itu, pemain Bhayangkara, Hugo Samir, melakukan tindakan kekerasan dengan menendang perangkat pertandingan.

Ia kemudian dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh Komisi Disiplin PSSI, serta dilarang terlibat dalam seluruh kegiatan sepak bola yang berafiliasi dengan PSSI.

Tag:Bhayangkara FC U-20EPA U-20PSSIRasismeSepak BolaSumardjiTendangan KunfuUnited U-20
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
1
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Unit 4000 Iran Diduga Rekrut 3 WNI untuk Operasi Rahasia di Asia
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
4
2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik
By Rahmat Tunny
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
5

BERITA LAINNYA

Pemain Persib didatangi Bobotoh sebelum melawan Persija (Foto: Media Persib)
Olahraga

Bobotoh Dilarang Nyelonong ke GBK, Polisi Sekat Perbatasan Jelang Persija Vs Persib

Polda Metro Jaya memberlakukan penyekatan jelang laga sepak bola antara Persija dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
3 jam lalu
Gelandang Persija, Rayhan Hannan dan Pelatih Persija Shin Tae-yong. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
Olahraga

Ivan Mamut Bakal Debut Lawan Persib, Begini Kata Shin Tae-yong

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan sinyal kuat bahwa penyerang anyar Ivan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
4 jam lalu
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-Yong. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
Olahraga

Shin Tae-yong Janjikan Kemenangan ke The Jakmania, Persija Siap Lumat Persib di GBK

Persija Jakarta akan menjalani pertandingan besar melawan Persib Bandung pada pekan kedua…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
4 jam lalu
Pelatih Persib Igor Tolic.
Olahraga

Persija vs Persib di GBK Jadi Sorotan, Igor Tolic Ingatkan Soal Keamanan Suporter

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, berharap pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up