“Musim kami telah tamat hari ini, tetapi kami tidak boleh menyerah. Kami membela sesuatu yang jauh lebih besar dari diri kami semua, lambang Real Madrid,”
kata Arbeloa dilansir dari Marca.
Menurut Arbeloa, seluruh elemen tim memahami betapa besarnya kekecewaan yang dirasakan para pendukung Madrid setelah gagal bersaing hingga akhir musim.
Real Madrid Diminta Bangkit Musim Depan
Meski gagal meraih trofi Liga Spanyol, Arbeloa menegaskan Real Madrid harus segera bangkit dan menjadikan musim ini sebagai pelajaran penting untuk masa depan.
“Kami tidak bisa banyak bicara karena kami memahami rasa frustrasi dan kekecewaan. Kami hanya bisa melihat ke masa depan dan belajar dari kesalahan kami tahun ini,” ucap Arbeloa.
“Kami selalu bangkit kembali, dan saya memahami kemarahan para penggemar Real Madrid,”
tambah pelatih yang pernah bermain untuk Real Madrid tersebut.
Ia menilai kekalahan dari Barcelona harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar Madrid bisa kembali lebih kuat pada musim mendatang.
Arbeloa juga menekankan pentingnya evaluasi kolektif di tubuh Real Madrid. Menurutnya, tim harus segera menemukan solusi agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
“Itu bukan sesuatu yang perlu saya analisis, tetapi kami secara kolektif perlu melangkah maju dan memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang harus kita lakukan,”
katar Arbeloa.
“Bagi saya, itu adalah titik awal, dan belajar dari fakta bahwa kami telah kehilangan banyak poin yang seharusnya tidak kami kehilangan,”
pungkasnya.
Keberhasilan Barcelona mengalahkan Real Madrid di El Clasico memastikan Blaugrana keluar sebagai juara Liga Spanyol 2025/2026. Tim asuhan Hansi Flick tampil konsisten sepanjang musim dan sukses menjaga keunggulan poin hingga pekan ke-35.
Di sisi lain, Real Madrid harus mengakhiri musim tanpa gelar liga dan kini fokus melakukan pembenahan demi kembali bersaing pada musim depan.