Persis Solo berada dalam situasi sulit jelang pekan ke-33 Super League 2025/2026. Klub milik Kaesang Pangarep itu kini terancam terdegradasi dan harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Saat ini Laskar Sambernyawa menempati posisi ke-16 atau batas akhir zona degradasi dengan koleksi 28 poin dari 32 pertandingan. Mereka tertinggal empat angka dari Madura United yang berada di zona aman.
Persaingan keluar dari zona merah membuat Persis Solo tidak lagi bisa menentukan nasib sendiri. Hasil yang diraih Madura United dalam dua laga tersisa akan sangat memengaruhi peluang bertahan klub asal Solo tersebut.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengakui kondisi timnya saat ini cukup berat karena hanya menyisakan dua pertandingan musim ini.
Anda benar, sekarang kami tidak bergantung pada diri sendiri, kami bergantung pada hasil lain. Kita hanya bisa menebak hasilnya, tapi peluang itu masih ada. Tim-tim pesaing juga punya lawan yang kuat,”
kata Milomir Seslija.
Pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Persis Solo dijadwalkan menjamu Dewa United di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu 16 Mei 2026.
Sementara itu, Madura United akan menghadapi PSIM Jogja sehari setelahnya, Minggu 17 Mei 2026, di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Peluang Persis untuk bertahan bisa langsung tertutup apabila Madura United sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta.
Bahkan kemenangan Persis atas Dewa United belum tentu cukup jika Madura juga berhasil mengamankan tiga poin.
Skenario Persis Solo Bertahan di Super League
Satu-satunya peluang Persis Solo untuk tetap bertahan di Super League musim depan adalah dengan memenangkan dua laga tersisa dan berharap Madura United maksimal hanya menambah dua poin.
Jika kedua tim mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama, maka Persis akan unggul dalam rekor pertemuan langsung atau head-to-head.
Pada pertemuan pertama musim ini, Persis berhasil menang 2-1 atas Madura United pada 9 Agustus 2025.
Bermain Imbang
Sementara di laga kedua, kedua tim bermain imbang 2-2. Hasil agregat 4-3 membuat Persis unggul head-to-head atas Madura United apabila keduanya finis dengan poin identik setelah 34 pertandingan.
Persaingan di papan bawah Super League 2025/2026 kini semakin menegangkan. Persis Solo harus berjuang habis-habisan demi menjaga status mereka sebagai klub kasta tertinggi Indonesia.
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, setiap poin akan menjadi penentu masa depan Laskar Sambernyawa di kompetisi musim depan.

