Kabar mengejutkan datang dari Inggris setelah muncul rumor bahwa Pep Guardiola akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026.
Pelatih asal Spanyol tersebut disebut bakal mengakhiri masa baktinya usai laga terakhir Premier League melawan Aston Villa pada Minggu 24 Mei 2026.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak klub, sejumlah media Inggris ramai memberitakan kemungkinan perpisahan Guardiola dengan The Citizens.
Jika benar terjadi, maka ini akan menjadi akhir dari salah satu era paling sukses dalam sejarah Manchester City.
Di tengah kabar hengkangnya Guardiola, nama Enzo Maresca langsung muncul sebagai calon kuat pelatih baru Manchester City.
Pelatih asal Italia itu dinilai sangat memahami filosofi permainan City karena pernah menjadi asisten Guardiola pada periode 2022 hingga 2023.
Rumor yang berkembang bahkan menyebut Maresca sudah mencapai kesepakatan dengan Manchester City dan mulai terlibat dalam penyusunan skuad musim depan.
Karier Maresca sebagai pelatih kepala juga terbilang cukup impresif. Setelah sukses membawa Leicester City promosi, ia melanjutkan kiprah bersama Chelsea dan berhasil meraih UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub FIFA.
Jika Maresca benar ditunjuk sebagai pengganti Guardiola, keputusan tersebut diyakini bukan tanpa alasan.
Manchester City disebut ingin menjaga identitas permainan yang telah dibangun Guardiola selama satu dekade terakhir.
Maresca dianggap sebagai sosok yang memahami sistem, budaya, dan filosofi sepak bola menyerang ala Guardiola.
Karena itu, transisi kepelatihan diyakini bisa berjalan lebih mulus dibanding mendatangkan pelatih baru dari luar lingkungan klub.
Guardiola Tinggalkan Warisan Besar di Manchester City
Sejak datang ke Etihad Stadium pada 2016, Guardiola berhasil mengubah Manchester City menjadi salah satu klub terbaik di dunia.
Di bawah kepemimpinannya, City mendominasi sepak bola Inggris dan sukses meraih berbagai gelar bergengsi.
Selama hampir 10 tahun melatih, Guardiola mempersembahkan enam trofi Premier League, satu Liga Champions, serta sejumlah gelar domestik lainnya. Total, ia membawa pulang 20 trofi resmi untuk The Sky Blues.
Namun kontribusi Guardiola tidak hanya soal prestasi. Ia juga membangun identitas permainan modern yang membuat Manchester City disegani di level Eropa maupun dunia.
Meski rumor kepergian Guardiola terus beredar, Manchester City masih fokus menyelesaikan musim ini. The Citizens masih memiliki peluang matematis untuk bersaing dalam perebutan gelar Premier League.
Namun, peluang tersebut bergantung pada hasil Arsenal di sisa pertandingan musim ini. City wajib meraih kemenangan sambil berharap rivalnya terpeleset dalam perburuan gelar juara.

