Piala Dunia 2026 semakin dekat setelah seluruh kompetisi domestik Eropa musim 2025/2026 resmi berakhir.
Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan.
Persaingan menuju skuad inti masing-masing negara pun berlangsung sangat ketat. Banyak pelatih memilih pemain yang dinilai lebih cocok secara taktik dan berada dalam kondisi terbaik dibanding sekadar mengandalkan nama besar.
Akibatnya, sejumlah pemain top Eropa harus menerima kenyataan pahit karena gagal masuk daftar 26 pemain untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Faktor cedera, penurunan performa, hingga kalah bersaing dengan pemain muda menjadi penyebab utama.
Timnas Inggris menjadi salah satu negara yang paling banyak menyita perhatian. Pelatih Thomas Tuchel membuat keputusan mengejutkan dengan mencoret beberapa pemain yang sebelumnya hampir selalu masuk skuad utama.
Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold dan Phil Foden
Cole Palmer gagal mempertahankan performa terbaiknya bersama Chelsea musim ini. Cedera dan inkonsistensi permainan membuat Tuchel lebih memilih Jude Bellingham dan Morgan Rogers.
Sementara itu, Phil Foden juga bernasib sama setelah tampil kurang maksimal sepanjang musim 2025/2026.
Padahal sebelumnya Foden sempat menyandang status Pemain Terbaik Premier League jelang Euro 2024.
Bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, juga dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026 bersama Inggris.
Thomas Tuchel disebut lebih membutuhkan pemain bertahan yang lebih disiplin secara defensif. Karena alasan itu, Tuchel memilih Tino Livramento dan Djed Spence sebagai pelapis Reece James di sektor bek kanan.
Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pendukung Inggris.
Dybala Tergusur Pemain Muda Argentina
Argentina dan Prancis juga membuat keputusan besar dalam penentuan skuad mereka. Paulo Dybala tidak masuk dalam daftar pemain Argentina meski pernah menjadi bagian skuad juara dunia 2022.
Lionel Scaloni kini mulai memberikan ruang lebih banyak kepada generasi muda seperti Thiago Almada dan Nico Paz. Faktor usia juga menjadi pertimbangan karena Dybala kini sudah berusia 32 tahun.
Di sisi lain, masa depan Dybala di level klub juga sedang menjadi sorotan setelah muncul rumor kepindahannya ke Tottenham usai kontraknya bersama Roma berakhir.
Brasil Tinggalkan Joao Pedro dan Richarlison
Brasil turut mencoret beberapa nama besar dari skuad menuju Piala Dunia 2026.
Joao Pedro sebenarnya tampil cukup tajam musim ini dengan torehan 20 gol. Namun performa tersebut belum cukup meyakinkan Carlo Ancelotti untuk membawanya ke turnamen.
Pemain tersebut bahkan baru direkrut Chelsea dengan nilai transfer mencapai 55 juta poundsterling atau sekitar Rp980 miliar.
Selain itu, Richarlison juga gagal mendapatkan tempat di skuad Brasil. Posisinya semakin sulit setelah Neymar kembali dipanggil ke tim nasional usai absen lebih dari dua tahun.
Jerman, Portugal, dan Spanyol Juga Punya Korban
Beberapa negara Eropa lainnya juga membuat keputusan mengejutkan terkait komposisi skuad. Karim Adeyemi gagal dipanggil Jerman setelah performanya menurun pada paruh kedua musim Bundesliga. Julian Nagelsmann lebih memilih Maximilian Beier untuk memperkuat lini serang.
Di Portugal, Mateus Fernandes harus tersingkir karena ketatnya persaingan di lini tengah. Portugal sudah memiliki banyak gelandang berkualitas seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Bernardo Silva.
Sementara itu, Spanyol memutuskan tidak membawa Dean Huijsen ke Piala Dunia 2026. Juara Euro 2024 tersebut lebih mempercayakan posisi pelapis lini belakang kepada Eric Garcia dan Marc Pubill untuk mendukung Aymeric Laporte serta Pau Cubarsi.

