Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Profil Estadio Azteca: Stadion Keramat Jadi Saksi Kejayaan Pele, Hingga Gol Tangan Tuhan Maradona
Olahraga

Profil Estadio Azteca: Stadion Keramat Jadi Saksi Kejayaan Pele, Hingga Gol Tangan Tuhan Maradona

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Juni 11, 2026 6:11 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Legenda sepak bola dunia dari Brasil Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal dengan nama Pelé
Legenda sepak bola dunia dari Brasil Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal dengan nama Pelé (Foto: x.com)
SHARE

Piala Dunia 2026 akan menghadirkan momen bersejarah ketika laga pembuka mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca pada 11 Juni 2026 waktu setempat.

Daftar isi Konten
  • Dibangun dari Ambisi Besar Meksiko
  • Renovasi Besar Menjelang Piala Dunia 2026
  • Panggung Kejayaan Pele pada Piala Dunia 1970
  • Maradona dan Momen Abadi “Hand of God“
  • Tak Hanya Sepak Bola, Pernah Jadi Arena Tinju dan Kunjungan Paus

Pertandingan tersebut bukan sekadar laga pembuka turnamen terbesar sepak bola dunia. Estadio Azteca juga kembali menjadi pusat perhatian karena menyimpan segudang kisah legendaris yang telah mewarnai sejarah olahraga internasional selama puluhan tahun.

Baca juga:
Infantino Ultimatum 211 Negara FIFA: Dukung FFE atau Gagal Raih… Presiden FIFA Gianni Infantino mengeluarkan ultimatum kepada seluruh anggota FIFA terkait rencana…
FIFA Siapkan Perusahaan Senilai 20 Miliar Dolar AS, Investor Bisa… FIFA tengah menyiapkan langkah besar dalam pengelolaan bisnis sepak bola dunia dengan…
Gianni Infantino Kembali Puji Timnas Spanyol, Sindir Argentina Usai Final… Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali memberikan apresiasi terhadap sikap dan sportivitas para…
  • Infantino Ultimatum 211 Negara FIFA: Dukung FFE atau Gagal Raih Dana Rp723…
  • FIFA Siapkan Perusahaan Senilai 20 Miliar Dolar AS, Investor Bisa Beli Saham…
  • Gianni Infantino Kembali Puji Timnas Spanyol, Sindir Argentina Usai Final Piala Dunia…

Dari kejayaan Pele bersama Brasil hingga aksi fenomenal Diego Maradona bersama Argentina, stadion yang berada di Mexico City ini telah menjadi panggung berbagai momen ikonik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Saat menjadi tuan rumah laga pembuka Piala Dunia 2026, Estadio Azteca akan mencatatkan pencapaian yang belum pernah diraih stadion mana pun di dunia.

Venue legendaris tersebut resmi menjadi stadion pertama yang digunakan dalam tiga edisi Piala Dunia FIFA, setelah sebelumnya menjadi lokasi pertandingan pada Piala Dunia 1970 dan 1986.

Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan status Azteca sebagai salah satu stadion paling bersejarah dalam dunia sepak bola.

Dibangun dari Ambisi Besar Meksiko

Sejarah Estadio Azteca bermula dari keinginan besar Meksiko untuk menunjukkan kemampuannya sebagai penyelenggara ajang olahraga kelas dunia.

Pada awal 1960-an, Federasi Sepak Bola Meksiko bertekad menghadirkan Piala Dunia ke kawasan Amerika Utara.

Untuk mewujudkan target tersebut, mereka membutuhkan stadion megah yang mampu bersaing dengan venue terbaik dunia.

Tugas pembangunan kemudian dipercayakan kepada arsitek Pedro Ramírez Vázquez dan Rafael Mijares Alcerreca.

Sebelum memulai proyek, keduanya melakukan perjalanan ke sejumlah negara Eropa untuk mempelajari stadion-stadion terkenal seperti Wembley, San Siro, Camp Nou, hingga Santiago Bernabeu.

Kenalan dengan Maskot Piala Dunia 2026, Simbol Baru FIFA

Pembangunan stadion tidak berjalan mudah. Kondisi lahan yang dipenuhi batuan keras memaksa jutaan kilogram batu harus dipindahkan terlebih dahulu sebelum konstruksi dimulai.

Setelah melalui proses panjang, stadion akhirnya diresmikan pada 1966 dan langsung menjadi salah satu stadion terbesar di dunia dengan kapasitas lebih dari 100 ribu penonton.

Renovasi Besar Menjelang Piala Dunia 2026

Hampir 60 tahun sejak pertama kali dibuka, Estadio Azteca kembali menjalani transformasi besar untuk menyambut Piala Dunia 2026.

Renovasi kali ini menjadi pembaruan keempat dalam sejarah stadion tersebut. Awalnya, pemilik stadion berencana membangun kawasan terpadu yang mencakup pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen di sekitar stadion.

Namun, proyek tersebut mendapat penolakan dari masyarakat setempat yang khawatir terhadap dampak kemacetan dan krisis air di kawasan Santa Úrsula, Tlalpan, dan Coyoacán.

Akhirnya, renovasi difokuskan pada peningkatan fasilitas stadion, seperti pembaruan kursi penonton, modernisasi ruang ganti pemain, sistem pencahayaan terbaru, penggunaan rumput hibrida alami, ribuan titik koneksi internet, satusan kamera keamanan, dan area hospitality modern.

Jadwal Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Berburu Kemenangan Pertama

Saat ini, kapasitas stadion berada di angka sekitar 87.500 penonton, menjadikannya salah satu stadion terbesar di Amerika Utara.

Panggung Kejayaan Pele pada Piala Dunia 1970

Nama Estadio Azteca mulai mendunia ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 1970.

Turnamen tersebut dikenal sebagai salah satu edisi terbaik sepanjang sejarah. Di stadion inilah Brasil yang diperkuat Pele, Jairzinho, Rivelino, Tostao, dan Carlos Alberto menampilkan permainan yang dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang masa.

Pada partai final, Brasil sukses mengalahkan Italia dengan skor 4-1 dan mengantarkan Pele meraih gelar Piala Dunia ketiganya. Atmosfer stadion bahkan meninggalkan kesan mendalam bagi sang legenda Brasil.

Ada sesuatu yang istimewa tentang Azteca. Anda harus berada di dalamnya, merasakannya sendiri untuk benar-benar memahami. Stadion ini unik.

Selain final, Azteca juga menjadi lokasi pertandingan legendaris Italia kontra Jerman Barat yang berakhir 4-3 dan dikenal sebagai “Game of the Century” atau Pertandingan Abad Ini.

Maradona dan Momen Abadi “Hand of God“

Jika Pele menjadikan Azteca simbol kejayaan Brasil, Diego Maradona menjadikan stadion tersebut sebagai tempat lahirnya legenda.

Pada Piala Dunia 1986, Maradona membawa Argentina meraih gelar juara dunia. Namun, yang paling dikenang adalah laga perempat final melawan Inggris di Estadio Azteca.

Dalam pertandingan tersebut, Maradona mencetak dua gol bersejarah. Gol pertama dikenal sebagai “Hand of God” karena tercipta menggunakan tangan namun tidak terlihat wasit.

Sementara gol kedua dianggap sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa setelah Maradona menggiring bola melewati sejumlah pemain Inggris sebelum mencetak gol spektakuler.

Momen tersebut membuat Estadio Azteca menjadi satu-satunya stadion yang menjadi saksi langsung kejayaan dua ikon terbesar sepak bola dunia, Pele dan Maradona.

Tak Hanya Sepak Bola, Pernah Jadi Arena Tinju dan Kunjungan Paus

Popularitas Estadio Azteca tidak hanya berasal dari sepak bola. Stadion ini pernah menjadi lokasi kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada 1979 dan beberapa kali menggelar pertarungan tinju berskala besar.

Salah satu yang paling terkenal adalah duel antara Julio Cesar Chavez melawan Greg Haugen pada 1993 yang disaksikan lebih dari 132 ribu penonton, menjadikannya salah satu laga tinju dengan jumlah penonton terbesar sepanjang sejarah.

Menjelang Piala Dunia 2026, FIFA untuk sementara mengambil alih operasional stadion dan mengganti nama Estadio Azteca menjadi Mexico City Stadium atau Estadio Ciudad de México.

Kebijakan tersebut mengikuti regulasi FIFA yang melarang penggunaan nama sponsor komersial selama turnamen berlangsung.

Kini, stadion legendaris tersebut bersiap menambah babak baru dalam sejarahnya saat menjadi venue laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan total 104 pertandingan yang dimainkan di 16 kota tuan rumah.

Tag:MeksikoPelePiala Dunia 2026Stadion Estadio
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Sudah Periksa 80 Lebih Saksi
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (kanan) didampingi Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (ketiga kiri) menyampaikan keterangan pers terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
3
Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Kiper Timnas Indonesia Nadeo Arga Winata (tengah) menangkap bola saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,
Olahraga

Derita 30 Tahun, Timnas Indonesia Masih Gagal Juara Piala AFF: Mimpi Kembali Terkubur

Harapan Timnas Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Piala AFF 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Pelatih Singapura, Gavin Lee
Olahraga

Singapura Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Gavin Lee Puji Satu Hal dari Pemainnya

Pelatih Singapura, Gavin Lee, memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Olahraga

Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura

Pertandingan Timnas Indonesia kontra Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho. (Foto: IG: Rizky Ridho).
Olahraga

Gagal Lolos ke Semifinal, Rizky Ridho Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Suporter Garuda

Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up