Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan internasional.
Kali ini, Trump disebut-sebut memberikan dukungan kepada Infantino untuk menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.
Kabar tersebut pertama kali muncul melalui laporan New York Post, yang mengutip sumber yang disebut dekat dengan Presiden Amerika Serikat.
Menurut sumber tersebut, Donald Trump menilai Gianni Infantino memiliki kapasitas besar dalam membangun hubungan antarnegara.
Kemampuannya menjalin komunikasi dengan banyak pihak melalui dunia sepak bola dianggap menjadi modal penting untuk memimpin organisasi internasional seperti PBB.
Dia dihormati oleh banyak pihak di seluruh dunia dan memiliki kemampuan khusus untuk menyatukan orang-orang,”
ujar sumber tersebut.
Isu mengenai pencalonan Gianni Infantino muncul seiring akan berakhirnya masa jabatan Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres. Guterres dijadwalkan menyelesaikan masa tugasnya pada akhir tahun setelah menjalani dua periode kepemimpinan.
Untuk dapat menduduki posisi Sekretaris Jenderal PBB, seorang kandidat harus melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari memperoleh nominasi dari negara anggota, mendapatkan dukungan Dewan Keamanan PBB tanpa veto, hingga memperoleh persetujuan dari Majelis Umum PBB.
Kedekatan Trump dan Infantino Kembali Jadi Perbincangan
Hubungan baik antara Donald Trump dan Gianni Infantino sebenarnya telah beberapa kali menjadi perhatian publik dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi pada Desember lalu ketika Infantino memberikan Penghargaan Perdamaian FIFA pertama kepada Trump.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden FIFA memberikan apresiasi atas kontribusi Trump dalam berbagai upaya perdamaian internasional.
Kontroversi Piala Dunia 2026 Ikut Seret Nama Trump
Kedekatan keduanya kembali menjadi pembahasan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Saat itu, Donald Trump dikabarkan menghubungi Gianni Infantino setelah muncul kontroversi terkait kartu merah yang diterima penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Awalnya, Balogun dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan usai mendapat kartu merah ketika menghadapi Bosnia dan Herzegovina.
Namun, FIFA kemudian membatalkan sanksi tersebut sehingga Balogun tetap dapat memperkuat Amerika Serikat pada pertandingan babak gugur melawan Belgia.
Laporan mengenai dukungan Donald Trump kepada Gianni Infantino untuk menduduki kursi Sekretaris Jenderal PBB kembali memperlihatkan eratnya hubungan kedua tokoh tersebut.
Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Gianni Infantino maupun PBB terkait isu tersebut, kabar ini telah memicu perhatian luas karena melibatkan dua figur berpengaruh di bidang politik dan olahraga internasional.
Apabila proses pencalonan benar-benar terwujud, perjalanan menuju kursi Sekretaris Jenderal PBB dipastikan akan menjadi salah satu isu internasional yang menarik untuk diikuti dalam beberapa waktu ke depan.




















