Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa skuad Garuda memiliki enam sosok pemimpin yang berperan penting di dalam tim.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin 27 Juli 2026.
Kepercayaan Herdman terhadap para pemain bahkan terlihat dari keputusannya menyaksikan pertandingan dari tribun pada awal laga di Stadion Pakansari sebelum akhirnya turun ke area teknis di pertengahan pertandingan.
Alih-alih langsung berada di bench sejak pertandingan dimulai, Herdman memilih mengamati jalannya laga dari tribun agar mendapatkan sudut pandang yang lebih luas.
Menurutnya, keputusan tersebut juga menjadi bentuk kepercayaan kepada para pemain yang dinilai mampu memimpin tim tanpa harus terus-menerus mendapatkan arahan dari pelatih.
Menurut saya, kami memiliki para pemimpin yang luar biasa dalam Timnas Indonesia. Ada enam orang yang memimpin tim. Dan mereka tidak harus selalu didampingi pelatih,”
kata Herdman.
Pelatih asal Inggris itu bahkan sempat melontarkan candaan setelah Timnas Indonesia mampu tampil produktif saat dirinya belum berada di pinggir lapangan.
Seperti yang Anda lihat, tercipta tiga gol tanpa kehadiran pelatih di pinggir lapangan (tertawa). Ini soal memberikan contoh bahwa tim ini memiliki banyak sosok pemimpin,”
tambahnya.
Identitas Enam Pemimpin Tidak Diungkap
Meski menyebut terdapat enam pemain yang menjadi pemimpin di dalam skuad Garuda, Herdman tidak mengungkapkan siapa saja nama-nama yang dimaksud.
Satu nama yang dipastikan memegang peran penting adalah Rizky Ridho yang dipercaya mengenakan ban kapten Timnas Indonesia.
Selain Ridho, beberapa pemain senior seperti Jordi Amat, Nadeo Argawinata, Thom Haye, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama juga dinilai memiliki pengalaman dan karakter kepemimpinan yang kuat di dalam tim.
Herdman menjelaskan bahwa tidak semua situasi di lapangan membutuhkan campur tangan pelatih secara langsung. Menurutnya, pemain harus memiliki keberanian mengambil keputusan sendiri sehingga mampu berkembang menjadi pemimpin ketika berada di tengah pertandingan.
Ada kalanya mereka membutuhkan pelatih, namun malam ini bukan salah satunya. Bagi saya, penting untuk mengamati pertandingan secara taktis dari sudut pandang berbeda,”
ujarnya.
Filosofi tersebut menjadi bagian dari upaya Herdman membangun mentalitas mandiri dan rasa tanggung jawab di dalam skuad Garuda.
Strategi Herdman Berbuah Hasil Positif
Keputusan Herdman mengawali pertandingan dari tribun tidak mengganggu performa Timnas Indonesia. Sebaliknya, skuad Garuda mampu tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa komunikasi dan kepemimpinan antarpemain di lapangan berjalan dengan baik, sekaligus menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi laga-laga berikutnya di Piala AFF 2026.
Kemenangan besar atas Kamboja menjadi awal yang menjanjikan bagi perjalanan Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2026.
Dengan konsep kepemimpinan yang terus dibangun John Herdman serta kepercayaan besar kepada para pemain, skuad Garuda diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan saat menghadapi lawan-lawan berikutnya dalam perebutan tiket menuju babak semifinal.
















