Dunia sepak bola kehilangan salah satu sosok terbaiknya. Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Franco Baresi, meninggal pada usia 66 tahun.
Kepergian Baresi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar AC Milan, para pendukung Rossoneri, hingga pencinta sepak bola di seluruh dunia. Sosoknya dikenang sebagai salah satu bek dan libero terbaik yang pernah dimiliki Italia.
Baresi merupakan simbol loyalitas dalam sepak bola modern. Sepanjang karier profesionalnya, ia hanya membela satu klub: AC Milan.
Baresi memulai debut bersama Rossoneri pada 1978 dan bertahan hingga memutuskan pensiun pada 1997. Selama hampir dua dekade, ia tampil dalam 531 pertandingan dan menjadi pilar utama di lini pertahanan Milan.
Penampilan konsisten serta kepemimpinan di lapangan menjadikan Baresi sebagai salah satu pemain paling dihormati dalam sejarah klub.
AC Milan Berduka
Melalui akun resmi media sosial X, AC Milan berbelasungkawa atas wafatnya sang legenda. Klub menegaskan bahwa dedikasi, integritas, dan warisan Franco Baresi akan selalu menjadi bagian dari identitas Rossoneri.
“Sejarah seluruh AC Milan berlinang air mata menyusul kepergian Franco Baresi. Teladan dan integritasnya akan selamanya terukir dalam DNA klub, sama seperti nomor punggung 6 ikoniknya,”
tulis AC Milan di X, dikutip pada Jumat, 31 Juli 2026.
AC Milan juga menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Duka cita yang disampaikan AC Milan kepada keluarga Franco Baresi pada masa yang begitu sulit ini dirasakan oleh setiap Rossonero, yang merasakan kehilangan ini,”
tambah AC Milan.
Gemilang Bersama Italia
Selain sukses di level klub, Baresi juga mencatatkan prestasi membanggakan bersama Timnas Italia. Ia tampil 81 kali membela Gli Azzurri dan menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Piala Dunia 1982.
Baresi juga kembali membawa Italia tampil di final Piala Dunia 1994, meski saat itu harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up.
Dia dikenang sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola. Kemampuan membaca permainan, kepemimpinan, dan loyalitas kepada AC Milan menjadikannya panutan bagi banyak generasi pesepak bola.
Kepergian Baresi memang meninggalkan duka besar, tetapi warisan yang telah ia berikan untuk AC Milan, Timnas Italia, dan dunia sepak bola akan terus dikenang sepanjang masa.





















