Malut United resmi mengubah identitas klub menjadi Java United FC, sekaligus memindahkan markas dari Ternate, Maluku Utara, ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub untuk membangun organisasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.
Perubahan nama serta domisili klub telah mendapatkan persetujuan resmi dari PSSI melalui “Kongres Biasa” yang digelar pada 3 Agustus 2026.
Presiden Java United FC Sofyan Lestaluhu menyatakan bahwa transformasi klub dilakukan setelah melalui berbagai pertimbangan manajemen.
Perubahan identitas bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari visi besar untuk membangun klub sepak bola modern yang mampu bersaing secara konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub yang semakin profesional dan berkelanjutan,”
kata Sofyan, dikutip pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Malut Tetap Jadi Sejarah
Meski kini bermarkas di Semarang, Sofyan menegaskan bahwa Maluku Utara tetap memiliki tempat penting dalam perjalanan klub. Ia memastikan perpindahan ini tidak menghapus sejarah maupun akar yang telah dibangun sejak klub berdiri.
“Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi dan misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,”
kata Sofyan.
Selain itu, ia juga mengapresiasi masyarakat Maluku Utara, pemerintah daerah, sponsor, suporter, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak klub pertama kali berdiri.
Seiring pergantian nama, klub juga memperkenalkan julukan baru, Laskar Kepodang Emas. Julukan tersebut terinspirasi dari burung kepodang emas yang menjadi salah satu ikon Provinsi Jawa Tengah.
Filosofi tersebut melambangkan perjalanan klub yang berawal dari Maluku Utara dan kini berkembang di Jawa Tengah dengan semangat menjadi kekuatan baru di sepak bola nasional.
Manajemen juga menegaskan kehadiran Java United FC di Semarang tidak bertujuan mengambil identitas maupun posisi klub-klub lain yang telah lebih dahulu berkembang di Jawa Tengah.
Bangun Ekosistem
Manajemen Java United FC berharap dapat menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak di Jawa Tengah, mulai dari pemerintah daerah, komunitas sepak bola, suporter, hingga pelaku industri olahraga.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat, kompetitif, dan berprestasi, sekaligus mendukung perkembangan klub dalam jangka panjang.
Sebelum berganti identitas, Malut United mencatat perjalanan yang cukup impresif sejak berdiri pada 2023. Klub tersebut berhasil promosi ke Liga 1 hanya dalam satu musim setelah menjadi salah satu tim terbaik di Liga 2 musim 2023/2024.
Pada musim debut di Liga 1, Malut United juga tampil mengejutkan dengan finis di posisi tiga besar dan mencatat rekor tak terkalahkan terpanjang pada paruh kedua kompetisi. Prestasi itu menjadikan mereka salah satu tim promosi paling sukses dalam sejarah Liga 1.
Kini, seluruh pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi Java United FC untuk melanjutkan kiprah positif pada musim 2026/2027 dengan identitas baru.
























